Harta Kekayaan Wali Kota Sulkarnain Kadir Alami Peningkatan Setahun Terakhir

Kendari – Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir melaporkan harta kekayaan yang ia miliki kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam laporannya total kekayaan yang ia miliki pada tahun 2020 sebesar Rp4.525.719.102. Kekayaan Sulkarnain didominasi oleh harta bergerak lainnya sebesar Rp3.406.000.000.
Harta tersebut merupakan akumulasi dari kekayaan berupa tanah dan bangunan, alat transportasi dan mesin, harta bergerak lainnya, surat berharga, kas dan setara kas dengan dikurangi utang yang dimiliki.
Sementara pada tahun 2021, kekayaannya meningkat. Melalui situs e-lhkpn.kpk.go.id tertera, terjadi peningkatan sebesar Rp363.429.855, sehingga total kekayaannya menjadi Rp4.889.148.957.
Berikut rincian kekayaan Sulkarnain Kadir pada tahun 2020 – 2021:
A. Tahun 2020
1. Tanah dan bangunan total nilai Rp680.000.000
a. Tanah seluas 856 m2 di Kota Kendari, hasil sendiri dengan nilai Rp680.000.000
2. Alat transportasi dan mesin total nilai Rp434.000.000
a. Motor, Yamaha SM Solo tahun 2020, hasil sendiri dengan nilai Rp7.500.000
b. Mobil, Honda CR-V Jeep tahun 2010, hasil sendiri dengan nilai Rp230.000.000
c. Mobil, Suzuki pick up tahun 2012, hasil sendiri dengan nilai Rp45.000.000
d. Motor, Yamaha Mio tahun 2011, hasil sendiri dengan nilai Rp6.500.000
e. Mobil Toyota Avanza minibus tahun 2011, hasil sendiri dengan nilai Rp145.000.000
3. Harta bergerak lainnya total nilai Rp3.406.000.000
4. Surat berharga (tidak ada) atau Rp0
5. Kas dan setara kas total nilai Rp213.458.629
6. Harta lainnya (tidak ada) atau Rp0
Sub total Rp4.733.458.629, kemudian dikurangi utang sebesar Rp207.739.527, sehingga tersisa Rp4.525.719.102.
B. Tahun 2021
1. Tanah dan bangunan total niai Rp680.000.000
a. Tanah seluas 856 m2 di Kota Kendari, hasil sendiri dengan nilai Rp900.000.000
2. Alat transportasi dan mesin total nilai Rp531.300.000
a. Motor, Yamaha SM Solo tahun 2020, hasil sendiri dengan nilai Rp7.500.000
b. Mobil, Honda CR-V Jeep tahun 2010, hasil sendiri dengan nilai Rp230.000.000
c. Mobil, Suzuki pick up tahun 2012, hasil sendiri dengan nilai Rp70.000.000
d. Motor, Yamaha Mio tahun 2011, hasil sendiri dengan nilai Rp6.000.000
e. Mobil Toyota Avanza minibus tahun 2011, hasil sendiri dengan nilai Rp150.000.000
f. Motor, Yamaha NMAX 250 tahun 2021, hasil sendiri dengan nilai Rp67.800.000
3. Harta bergerak lainnya total nilai Rp3.416.000.000
4. Surat berharga (tidak ada) atau Rp 0
5. Kas dan setara kas total nilai Rp197.588.484
6. Harta lainnya (tidak ada) atau Rp0
Sub total Rp5.044.888.484. Kemudian dikurangi utang sebesar Rp155.739.527, sehingga tersisa Rp4.889.148.957.
Sebagai informasi, Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dan Laporan Harta Kekayaan Aparatur Sipil Negara (LHKASN) wajib dilaporkan dan diisi untuk menjaga integritas agar tidak terlibat dalam tindak praktik korupsi.





