Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Pulang dari Bermain Biliar, Pemuda di Kendari Diparangi oleh OTK

Pulang dari Bermain Biliar, Pemuda di Kendari Diparangi oleh OTK
Kondisi Arfiddyan Saputra (18) di Rumah Sakit Bahteramas usai diparangi OTK. Foto: Istimewa. (7/5/2022).

Kendari – Enam pemuda di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) diserang oleh sekelompok orang tidak dikenal (OTK), Sabtu (7/5/2022) dini hari. Dari serangan itu, seorang pemuda bernama Arfiddyan Saputra (18) harus dilarikan ke rumah sakit usai diparangi oleh dua pelaku.

Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP I Gede Pranata Wiguna saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Ia menuturkan, kejadian itu bermula ketika Arfiddyan bersama lima temannya hendak pulang dari bermain biliar di Zodox menuju ke Desa Lebo Jaya, Kecamatan Konda, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), sekitar pukul 02.00 WITA.

Setibanya mereka di Jalan Mayjen Katamso, Kelurahan Baruga, Kecamatan Baruga atau tepatnya di Tugu Adi Bahasa, sekelompok OTK yang berboncengan menggunakan motor mendekati mereka dan berusaha menyerang para korban dengan mengayunkan parang.

“Arfiddyan yang berboncengan dengan temannya bernama Muhammad Hijra berusaha menghindar, sehingga mereka terjatuh dari motor,” kata Gede.

Ketika keduanya terjatuh, Arfiddyan dan Muhammad Hijra bangkit lalu lari menuju belakang ruko pabrik batako. Sedangkan empat teman korban lainnya lari mengarah ke Kecamatan Konda dan Ranomeeto.

“Saat Arfiddyan berlari, dia kembali terjatuh karena dilempari botol oleh para pelaku. Arfiddyan kembali bangkit dan berlari, namun salah seorang pelaku melempari parang dan mengenai kaki Arfiddyan sehingga ia terjatuh lagi,” jelasnya.

Lanjut Gede, dua pelaku kemudian mendatangi Arfiddyan dan langsung menebasnya hingga mengakibatkan pergelangan tangan sebelah kanan korban robek. Dari serangan itu, Arfiddyan masih bisa bangkit, lalu berlari ke rumah salah seorang warga untuk meminta pertolongan.

Baca Juga:  Prof B Dituntut 2,6 Tahun Kasus Pelecehan Mahasiswi UHO

“Pemilik rumah yang keluar dan melihat kondisi Arfiddyan langsung membaringkannya. Setelah itu mendatangi Polsek Baruga untuk melaporkan kejadian itu,” bebernya.

Usai penyerangan itu, pemilik rumah membawa Arfiddyan ke Rumah Sakit Bahteramas untuk mendapatkan perawatan medis sebab ia mengalami luka robek di pergelangan tangan kanan dan luka robek di tumit kaki kanan akibat benda tajam. Sementara Muhammad Hijra mengalami luka lecet di bagian dagu dan telapak tangan akibat terjatuh dari motor.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten