Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Pemerintah

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nangananga Tambal Jalan Rusak di Dekat Kantor Gubernur Sultra

Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Nangananga Tambal Jalan Rusak di Dekat Kantor Gubernur Sultra
Warga menambal jalan rusak di kawasan Nangananga, Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (11/9/2022).

Kendari – Sejumlah warga Nangananga, Kota Kendari gotong royong menambal jalan rusak di dekat Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), pada Minggu (11/9/2022).

Jalan rusak itu berada di Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari atau sekitar 100 meter dari Kantor Gubernur Sultra.

Warga Nangananga bernama Aditaufan menuturkan, inisiatif itu dilakukan karena mereka kesal jalan tersebut tak kunjung diperbaiki.

Warga menambal jalan rusak di kawasan Nangananga, Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.
Warga menambal jalan rusak di kawasan Nangananga, Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari. Foto: Istimewa. (11/9/2022).

“Masalahnya jalan ini sudah berlubang sehingga membahayakan kami yang setiap hari melintas,” tutur Aditaufan kepada Kendariinfo.

Apalagi saat musim hujan tiba, air tergenang menutup lubang jalan sehingga kerap menyebabkan kecelakaan.

Perbaikan jalan dilakukan dengan menambal lubang menggunakan material tanah merah dibeli pakai dana pribadi.

“Tanah yang digunakan untuk tambal jalanan itu sebanyak dua ret, dibeli dari hasil patungan para warga kemarin,” tutur Aditaufan kepada Kendariinfo.

Ia mengungkapkan, sebenarnya perbaikan jalan pernah dilakukan pemerintah pada tahun 2019 silam. Namun hanya menggunakan aspal tempelan sehingga tidak bertahan lama.

Mewakili warga Desa Nangananga, Aditaufan menyampaikan kekecewaannya kepada pemerintah, lantaran lebih memilih menggelontorkan dana untuk pembangunan gedung baru Kantor Gubernur Sultra.

Tetapi tidak memprioritaskan perbaikan jalan-jalan yang rusak, salah satunya di dekat Kantor Gubernur Sultra tersebut.

“Kecewa sudah pasti, kita di Nangananga hanya ingin ada perbaikan jalan,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten