Pria yang Pernah Terekam CCTV Curi Pakaian Dalam Wanita Kembali Beraksi di Kendari

Kendari – Seorang pria yang pernah terekam kamera pengawas (CCTV) melakukan pencurian pakaian dalam wanita di Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan aksinya, Senin (12/12/2022).
Salah satu warga berinisial EL (32) mengatakan, pria tersebut merupakan orang yang sama saat terekam CCTV memasuki rumah tetangganya di BTN Vila Mas 2 di Kelurahan Mokoau, Rabu (4/8/2021) lalu.
Dalam video tahun lalu berdurasi 26 detik, pria yang mengenakan pakaian berwarna merah itu mengincar jemuran warga. Bahkan, pelaku sempat mengambil dua lembar pakaian dalam wanita dan mencium pakaian tersebut berulang kali.

“Kejadian tahun lalu ini, tetangga saya yang korbannya,” ujarnya kepada Kendariinfo.
Ia menambahkan, aksi pelaku kembali terekam CCTV, kali ini memasuki rumahnya. Dalam rekaman CCTV berdurasi 39 detik, pria tersebut tampak membuka gerbang rumah milik EL. Ia sempat berkeliling dan memantau keadaan sekitar, tetapi karna pintu rumah yang tertutup rapat, pelaku gagal menggasak barang berharga.
“Alhamdulillah tidak ada barang yang dia ambil. Dia hanya buka pintu kemudian lewat belakang, pintu dapurku dia buka tapi tidak sempat masuk ruang tengah karena ada pintu yang terkunci lagi dari dalam,” bebernya.
Warga lainnya inisial WK (32) mengatakan, orang tak dikenal itu telah meresahkan warga di lokasi tersebut. Pasalnya, selain mengincar pakaian dalam, ia kerap kali menggasak barang-barang berharga milik warga sekitar.
“Yang jadi korban sudah banyak. Sangat meresahkan sekali, paling sering dia ambil uang tunai sama laptop,” kata WK.
Lanjut WK, pelaku sudah pernah dilaporkan polisi tetapi hingga saat ini belum ada tindak lanjut. Ia berharap, ada langkah tegas dari aparat kepolisian agar warga di lokasi tersebut bisa tenang dan barang berharga mereka aman dari pencurian.
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Muh Eka Fathurrahman menjelaskan, pihaknya akan menindak dan menyelidiki kasus tersebut. Untuk mengantisipasi kasus serupa, ia berharap agar masyarakat tetap waspada.
“Kita tindak lanjuti, tetap waspada,” pungkasnya.





