Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Relokasi Pedagang Kali Kadia Belum Diizinkan DPRD, Pj. Wali Kota Kendari: Solusi Sudah Ada

Relokasi Pedagang Kali Kadia Belum Diizinkan DPRD, Pj. Wali Kota Kendari: Solusi Sudah Ada
Pj. Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu saat diwawancarai awak media seusai menghadiri rapat koordinasi Nataru di Polresta Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (16/12/2022).

Kendari – Penjabat (Pj.) Wali Kota Kendari, Asmawa Tosepu memberikan tanggapan soal rencana relokasi dan revitalisasi pedagang di kawasan Kali Kadia yang belum diberi izin oleh Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari.

Pj. Wali Kota Kendari menjelaskan, pihak Pemerintah Kota (pemkot) telah melakukan diskusi dengan Komisi II DPRD Kota Kendari terkait solusi dari inti permasalahan yang terjadi dan telah dipahami oleh DPRD Kendari.

“Solusinya sudah kita sampaikan ke anggota DPRD yang terhormat, dan itu sudah dipahami,” kata Asmawa, Jumat (16/12/2022).

Pemkot Kendari telah menyiapkan konsep tata ruang untuk mengatur para pedagang di kawasan Kali Kadia hingga Eks MTQ sesuai dengan kaidah-kaidah penataan kawasan perkotaan.

Rencananya penataan lapak pedagang di kawasan tersebut bakal segera dilakukan oleh Pemkot Kendari. Sesuai jadwal per 31 Desember 2022 seluruh lapak bakal di kosongkan kemudian bakal mulai ditata.

“Kita kosongkan dahulu, baru kita buatkan lapak-lapak sesuai dengan tata ruang, baru kita tempati kembali. Tentu ada beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh pedagang di tempat itu,” imbuhnya.

“Yang pastinya revitalisasi Kali Kadia itu harus bisa bermanfaat bukan hanya untuk pedagang, tapi oleh masyarakat secara umum di Kota Kendari,” lanjutnya.

Asmawa menjelaskan, jika dihitung-hitung, kurang lebih hampir Rp20 miliar dalam 4 tahun terakhir, Pemkot Kendari alokasikan anggaran untuk penataan Kali Kadia.

Baca Juga:  Masih Pandemi, Upacara HUT Kota Kendari Dilaksanakan Secara Daring

“Kita semua ingin Kali Kadia menjadi salah satu tempat atau ruang terbuka hijau (RTH) yang bisa dimanfaatkan oleh publik di Kota Kendari ini. Nah kalau kesadaran dan komitmen kita untuk menata itu tidak kita lakukan langkah-langkah taktis maka saya pikir percuma alokasi sebanyak itu Rp19,4 miliar yang habis untuk alokasi anggaran di sana,” pungkasnya.

Terkait Relokasi Pedagang di Kawasan Kali Kadia, DPRD Kendari Belum Beri Izin

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten