Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Education

Temu Nasional BEM Nusantara, Presma se-Indonesia Bahas Isu Bonus Demografi

Temu Nasional BEM Nusantara, Presma se-Indonesia Bahas Isu Bonus Demografi
Temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Nusantara ke XII. Foto: Istimewa.

Kendari – Presiden mahasiswa se-Indonesia dipertemukan dalam sebuah kegiatan bertajuk Temu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Nusantara ke XII di Universitas Jaya Kusuma Surabaya mengangkat tema Bonus Demografi & Strategi Peningkatan Produktivitas Nasional.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 8 Maret sampai 12 Maret 2021 yang juga diikuti oleh beberapa delegasi BEM dari Sulawesi Tenggara yakni BEM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) 66 Kendari, BEM Universitas Nahdlatul Ulama Sultra, BEM Universitas Sulawesi Tenggara, BEM Universitas Sembilanbelas November Kolaka, dan BEM STMIK Catur Sakti Kendari.

Salah satu presiden mahasiswa atau Ketua BEM yang hadir adalah Hendriawan yang merupakan delegasi STIE 66 Kendari mengatakan kegiatan Temu BEM se-Nusantara ke XII menuntut mahasiswa harus siap menjadi agen perubahan.

“Revolusi Industri 4.0 seakan tenaga manusia dewasa ini makin banyak diganti oleh robot dan kecanggihan lainnya, oleh sebab kita harus bisa membangun generasi yang makin kreatif dan produktif untuk menghadapi revolusi industri,” kata Hendriawan, Kamis (11/3/2021).

Ketua BEM STIE 66 Kendari, Cua Hendriawan. Foto: Istimewa.

Dia menambahkan, peningkatan yang bisa dilakukan dengan kemampuan membaca peluang kerja dan mampu mendobrak sesuatu yang saat ini menjadi hal lumrah.

“Karenanya, kita juga harus melakukan akselerasi. Terlebih peluang kerja di industri kreatif sudah terbuka lebar,” tambah mahasiswa yang akrab disapa Cua ini.

Menurutnya, dalam menghadapi berbagai persoalan mahasiswa harus membangun kebersamaan agar tercipta pemecahan permasalahan yang tepat.

Baca Juga:  Konferensi Internasional dan Program Pertukaran Budaya, Unsultra Hadirkan Pembicara Luar Negeri

“Selain dituntut mampu menjadi agen perubahan yang terampil dalam memanfaatkan teknologi dan informasi. Mahasiswa juga harus tetap kompak menjaga silaturahmi antar sesama agar kesatuan dan persatuan terjalin utuh,” pungkasnya.

Editor: Rafli

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten