Diduga Mabuk Lalu Tertidur Depan Ruko, Pria di Kendari Jadi Korban Pencurian

Kendari – Pria bernama Risky menjadi korban pencurian di Jalan M.T. Haryono, Kelurahan Anaiwoi, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Risky yang diduga mabuk menjadi korban pencurian usai tertidur pulas di depan ruko di sekitar jalan tersebut, Minggu (5/6/2023) sekira pukul 06.00 Wita.
Dari rekaman CCTV, ada dua orang yang awalnya sedang berbaring di depan ruko. Risky tampak berbaring dengan posisi menyamping di depan ruko dan mengenakan sweter berwarna krem. Sementara satu lainnya yang diduga merupakan pelaku memakai sweter warna hijau.
Saat berbaring, pelaku tampak mengawasi Risky yang sedang tertidur pulas. Tak lama berselang, pelaku datang menghampiri korban lalu mengambil handphone merek Oppo A17K yang terletak di tanah dekat kaki Risky. Setelah itu, pelaku kembali berbaring di posisinya semula dan mengutak-atik handphone yang diambil. Sesudah berbaring sebentar, pelaku pun pergi dengan membawa handphone Risky.
Kakak korban, Regi menjelaskan bahwa dia dan adiknya awalnya mengunjungi tempat hiburan malam untuk karaoke. Belum selesai waktu karaoke, Risky keluar meninggalkan ruangan untuk duduk di luar. Regi berpikir bahwa adiknya hendak pulang. Namun saat di rumah, Regi tidak melihat adiknya.
“Waktu malam minggu kita pergi karaoke. Pas hampir tutup, adik saya keluar, saya pikir sudah pulang duluan ke rumah. Ternyata dia duduk di pintu samping sampai tertidur,” jelas Regi.
Regi lalu mencoba menghubungi nomor handphone adiknya, tetapi dibalas oleh pelaku. Dari percakapan keduanya, pelaku tersebut mengaku mendapat handphone korban di jalan raya. Regi pun meminta handphone tersebut dikembalikan, namun pelaku tidak bersedia dan malah menonaktifkan nomor Risky.
“Saya kirim pesan lewat WhatsApp, sempat dibalas sama yang curi, tapi dia tidak mau kembalikan. Dia bilang mending handphone itu dijual. Setelah itu nomornya sudah tidak aktif lagi,” katanya.
Regi mengaku belum melaporkan kejadian itu ke polisi. Dia dan adiknya masih menunggu itikad baik pelaku untuk mengembalikan handphone tersebut.
“Sampai saat ini belum lapor ke polisi, soalnya masih ditunggu itikad baiknya pelaku,” pungkasnya.





