Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Adik Korban Kasus Tabrak Lari di Konawe Dibuntuti OTK, HAMI Bakal Menyurat ke LPSK

Adik Korban Kasus Tabrak Lari di Konawe Dibuntuti OTK, HAMI Bakal Menyurat ke LPSK
Ilustrasi dibuntuti. Foto: Pixabay.

Konawe – Juniansyah (17), adik korban Juliansyah (18) yang meninggal karena ditabrak lari di Kecamatan Pondidaha, Kabupaten Konawe, dibuntuti orang tidak dikenal (OTK), pada Minggu (18/6/2023) sekira pukul 01.00 Wita.

Hal ini dialami Juni saat sedang memangkas rambut AS (kakak Indra yang menjadi saksi terkait kasus tabrak lari) di salah satu barber shop di Kecamatan Pondidaha pada Sabtu (17/6) sore. Juni bercerita, saat itu AS tiba-tiba meminta rambutnya dipangkas. Juni pun menolak, tetapi AS terus memaksa.

“Ketika saya pangkas rambutnya, ada temannya satu itu dia foto-foto saya. Dia lagi duduk, kemudian datang di sampingku arahkan ponselnya ke saya. Jadi kentara sekali dia foto saya,” ujar Juni.

Kemudian pada dini hari sekira pukul 01.00 Wita, Juni merasa ada sebuah mobil dengan warna yang sama mondar-mandir di depan barber shop.

“Sudah jam 01.00 dini hari ada mobil pulang balik. Tapi saya heran banyak kali dia pulang balik. Mobilnya warna abu-abu,” ungkap Juni.

Merasa makin curiga, Juni pulang ke rumah. Namun anehnya, mobil tersebut masih mondar-mandir di kediaman korban di Kecamatan Pondidaha.

“Mondar-mandir terus itu mobil, baru banyak kali. Saya heran seperti ada yang dia cari,” terangnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Andre Darmawan, mengatakan dalam waktu dekat ia akan menyurat ke Lembaga Pelindung Saksi Korban (LPSK).

Baca Juga:  Motor Tabrak Truk di Konawe, Pemotor Alami Luka Serius

“Dengan kejadian ini, secepatnya kami menyurat ke LPSK. Kalau sudah begini, sampai dibuntuti kami menduga ada kekuatan besar di balik kasus kematian Juliansyah,” tegas Andre.

1 Saksi Terkait Tabrak Lari di Konawe Berbelit saat Dimintai Keterangan

Penulis
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten