Tak Kunjung Diperbaiki, Sekelompok Warga Lakukan Aksi Blokade Jalan di Konawe

Konawe – Sekelompok warga melakukan aksi blokade jalan di Kecamatan Kapoiala, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (4/10/2023). Blokade jalan ini dilakukan oleh warga yang mengatasnamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Peduli Lingkungan Kabupaten Konawe.
Koordinator Aksi, Sulaeman Algivari mengatakan, jalan tersebut mulai dikerjakan tahun lalu atau 2022. Namun, hingga saat ini belum ada penyelesaian. Ironisnya, kondisi jalan yang memprihatinkan dan hanya dilakukan pengerasan saja justru menimbulkan masalah baru bagi masyarakat sekitar.
“Panjangnya sekitar tiga kilometer. Beberapa desa yang merasakan imbas debu karena pengerasan ini adalah Desa Labotoy, Desa Labotoy Jaya, Desa Sambarasi, dan Kelurahan Kapoiala,” kesalnya.
Sementara itu, Camat Kapoiala, Muh Sobri mengaku, demo tersebut merupakan bentuk protes warga terhadap pemerintah setempat, khususnya yang membidani infrastruktur jalan.
Pasalnya, perbaikan jalan di tempat itu telah menelan anggaran ditaksir mencapai Rp3,4 miliar tetapi memasuki akhir 2023 ini, kondisinya masih parah dan belum diselesaikan. Bahkan, informasi yang ia dapat proyek tersebut putus kontrak.
“Kami melihat langsung, debu yang ditimbulkan jalanan ini sangat mengganggu sekali, banyak warga yang batuk-batuk, belum lagi kalau musim hujan, parah kondisinya,” bebernya.
Olehnya itu, ia berharap agar instansi terkait bisa menjawab keluhan warga dan jalan sepanjang tiga kilometer itu segera diselesaikan pembangunannya.





