Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Buser 77 Kejar Komplotan Pelaku Pembacokan saat Malam Pergantian Tahun di Kendari

Buser 77 Kejar Komplotan Pelaku Pembacokan saat Malam Pergantian Tahun di Kendari
Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi. Foto: Herlis Ode Mainuru/Kendariinfo. (1/1/2024).

Kendari – Sejumlah kasus penyerangan dengan senjata tajam terjadi saat malam pergantian tahun di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Buser 77 Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resort (Polresta) Kendari tengah melakukan pengejaran terhadap komplotan pelaku.

Kapolresta Kendari, Kombes Pol Aris Tri Yunarko melalui Kasat Reskrim Polresta Kendari, AKP Fitrayadi, mengatakan ada sejumlah kejadian pembacokan yang terjadi pada Senin (1/1/2024) atau tepatnya jelang pergantian tahun 2023 – 2024.

Dua di antaranya adalah pembacokan di sebuah penginapan di Kelurahan Tobuha, Kecamatan Puuwatu dan Jalan Taman Suropati, Kelurahan Mandonga, Kecamatan Mandonga, Kota Kendari.

Untuk kasus pembacokan di penginapan Kelurahan Tobuha, lanjut Fitrayadi, korbannya adalah inisial R (20) warga Desa Anggomare, Kecamatan Lalonggasumeeto, Kabupaten Konawe.

“Di tempat itu, korban mengalami luka kaki kiri dan luka sobek di kepala karena tebasan senjata tajam jenis parang,” katanya.

Sementara itu, kasus pembacokan di Jalan Taman Suropati korbannya berinisial A (32) warga Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Kota Kendari.

“Korban A mengalami luka serius di pergelangan tangan dan salah satu jari di tangan kiri putus terkena badik,” tambahnya.

Fitrayadi menegaskan, pihaknya telah memintai keterangan sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi terjadinya pembacokan.

“Saat ini anggota kami masih melakukan pengembangan dan mengejar para pelaku. Doakan kami semoga para pelaku segera tertangkap,” jelas Fitrayadi.

Baca Juga:  Petrus Mahendra Akan Manggung di SMKN 1 Kendari

Tidak hanya dua kejadian tersebut, kasus pembacokan jelang pergantian tahun baru juga terjadi di Kelurahan Puday, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Korbannya adalah pelajar SMP inisial A dan mengalami luka robek di kepala.

Namun dalam kasus tersebut, tiga pelaku telah diamankan polisi, masing-masing berinisial MF, AN dan AR. Saat ini, ketiga pria tersebut dan sebilah parang yang digunakan untuk membacok korban telah dibawa di Polsek Abeli untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Fitrayadi juga tak henti-hentinya mengingatkan orang tua anak dan masyarakat umum agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polresta Kendari.

“Jika tak ada hal penting, sebaiknya jangan ke luar rumah sehingga bisa meminimalisir angka kriminalitas. Para pelaku pun sedang kami upayakan agar segera ditangkap dan diberi efek jerah,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten