Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Mahasiswa Farmasi UHO Kendari Beri Edukasi Kesehatan pada Masyarakat Konut

Mahasiswa Farmasi UHO Kendari Beri Edukasi Kesehatan pada Masyarakat Konut
Sosialisasi mahasiswa Farmasi UHO di salah satu rumah warga di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa.

Konawe Utara – Mahasiswa Fakultas Farmasi, Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari angkatan 2020 (Se20tonin) melaksanakan bakti sosial di Desa Laimeo, Kecamatan Sawa, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra) pada 24 – 27 Januari 2024 lalu.

Ketua panitia kegiatan, Alam Hasani, mengatakan kegiatan bakti sosial tersebut mengusung tema “Kolaborasi Mahasiswa dan Desa dalam Peningkatan Pengetahuan Serta Kualitas Kesehatan untuk Menuju Masyarakat yang Sehat dan Produktif”.

“Kegiatan bakti sosial akhir ini dilaksanakan sekaligus menjadi kegiatan terakhir dari Se20tonin angkatan 2020 Fakultas Farmasi Universitas Halu Oleo,” katanya, Rabu (31/1/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebanyak empat program kerja, Pharmacy Goes To School, Door to Door edukasi mengenai penggolongan obat berdasarkan logo, sosialisasi mengenai cara penggunaan obat saat puasa, dan program kerja utama Pharmacy Health Check Up (PHCU) yaitu pemeriksaan kesehatan gratis untuk seluruh warga Desa Laimeo.

Pharmacy Goes To School merupakan sosialisasi yang dilaksanakan di SMA Negeri 1 Sawa dengan tema “Edukasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika dan Psikotropika di Kalangan Remaja serta Pengenalan Program Studi Farmasi guna Menarik Minat Siswa di Bidang Kesehatan”.

“Target kegiatan ini adalah siswa dan siswi kelas 11 dan 12 di SMA Negeri 1 Sawa. Di mana siswa dan siswi diberikan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkotika serta perkenalan seputar Fakultas Farmasi,” tambahnya.

Sementara Door to Door edukasi mengenai penggolongan obat berdasarkan logo dilakukan mahasiswa dengan mendatangi rumah warga Desa Laimeo. Mereka memberikan edukasi serta penjelasan mengenai cara membedakan obat berdasarkan logonya.

Baca Juga:  Diduga Sopir Mengantuk, Truk dari Unaaha ke Kendari Masuk Jurang

Selain itu, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai cara mengecek nomor registrasi BPOM suatu obat atau skincare untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap produk ilegal.

Program lain adalah sosialisasi cara penggunaan obat saat puasa, sehubungan dengan Ramadan yang semakin dekat. Tema ini diusung untuk menambah pengetahuan masyarakat tentang cara menggunakan obat saat berpuasa serta obat-obat apa saja yang tidak membatalkan puasa.

“Pemberian materi secara langsung dibawakan oleh dosen-dosen Fakultas Farmasi yang tentu saja ahli dibidangnya,” imbuhnya.

Pharmacy Health Check Up (PHCU) adalah program kerja utama dari kegiatan Bakti Sosial Akhir Se20tonin. Kegiatan ini adalah pemeriksaan kesehatan gratis kepada seluruh masyarakat Desa Laimeo.

Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, serta asam urat. Selain itu kegiatan ini menghadirkan 2 orang dokter dan 4 orang apoteker untuk memudahkan komunikasi masyarakat mengenai keluhan tentang penyakit maupun keluhan tentang obat yang dikonsumsi.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten