Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Dikmudora Mediasi Persoalan Guru dan Kepsek SDN 96 Kendari

Dikmudora Mediasi Persoalan Guru dan Kepsek SDN 96 Kendari
Suasana mediasi antara guru dan kepsek yang bersitegang di SDN 96 Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (6/5/2024).

Kendari – Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari bersama dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Kendari memediasi konflik antara guru dan kepala sekolah (kepsek) SDN 96 Kendari, Senin (6/5/2024).

Mediasi tersebut dilaksanakan di SDN 96 Kendari yang dihadiri oleh para guru yang sedang bersitegang dengan Kepala Sekolah SDN 96 Kendari bernama Herdia.

Jalannya mediasi terbilang alot, para guru yang kontra dengan kepemimpinan Herdia meminta jalan tegas oleh Dikmudora Kendari untuk dicarikan solusi terbaik.

Para guru yang kontra mengaku, kepemimpinan Herdia di sekolah tersebut terkesan kerap marah-marah, tidak ramah, dan suka mencampuri urusan pribadi.

“Suka marah, suka mengadu domba, tidak ramah, menyulitkan urusan, dan mencampuri hubungan pribadi guru,” kata Guru kelas 6 SDN 96 Kendari, Irawati.

Sementara itu, guru yang pro dengan Herdia mengaku, kepemimpinan kepseknya tersebut sebenarnya tegas bukan kasar. Guru itu menilai Herdia memang memiliki sikap dengan disiplin yang tinggi, sehingga kadang terkesan kasar.

“Kepemimpinan ibu kepsek dia disiplin, tipikalnya tegas, apabila dikatakan keras, dia itu tidak keras tapi tegas,” kata Guru Mapel PJOK SDN 96 Kendari, Bambang Suhartono.

Kabid Pembinaan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari, Dr. Haslita mengatakan, hal-hal seperti itu tidak dibenarkan terjadi dalam lembaga pendidikan.

“Kami ingin pergerakan-pergerakan seperti ini tidak terulang lagi, apalagi sampai dilihat oleh siswa-siswa pastinya tidak etis,” katanya.

Baca Juga:  DPRD Kendari Desak Dikmudora Copot Kepala SDN 70 Kendari

Meski begitu, Haslita menilai gerakan penolakan oleh para guru juga tidak salah sepenuhnya, karena hal tersebut dapat menjadi jalan kritik yang dilakukan oleh guru. Menurutnya, hal itu bisa menjadi jalan untuk aspirasi, namun seharusnya dengan cara-cara yang lebih akademis.

“Mudah-mudahan hari ini sudah ada solusi yang terbaik antara guru dan kepseknya, sembari menunggu keputusan dari dinas soal masalah ini,” tambahnya.

Pertemuan ini dilakukan untuk mencari solusi terbaik atas permasalah tersebut. Haslita menyebut, sudah dilakukan mediasi antara guru dan kepsek. Dimana para guru yang berkonflik sudah diberikan pemahaman untuk terus bekerja secara profesional sembari menunggu tindak lanjut solusi dari Dikmudora Kota Kendari.

“Guru dan kepsek kita sudah mediasi, mereka juga tadi sudah keluarkan apa yang jadi keluh kesah mereka, kepsek juga sudah memberikan jawabannya, jadi mereka sudah komitmen untuk kembali bekerja seperti biasa sembari menunggu keputusan selanjutnya dari bu kadis,” pungkasnya.

Kepsek SDN 96 Kendari Tanggapi Tudingan Dirinya Otoriter dalam Memimpin Sekolah

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten