Adik Raim Laode, Yusril Mahendra asal Wakatobi Lantunkan Syair Kabanti di Istana Merdeka

Wakatobi – La Ode Yusril Mahendra, adik kandung musisi sekaligus komika Raim Laode, tampil membawakan syair kabanti saat mengiringi Tari Sajo Moane Posa’asa pada upacara penurunan bendera Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (17/8/2025) sore.
Pemuda berusia 26 tahun asal Wanci, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu melantunkan bait kabanti yang sarat makna pertemuan dan persatuan. Pada bagian akhir, ia menambahkan kalimat khusus yang menyebut tanah kelahirannya.
“Syair kabanti itu saya kembangkan tanpa menghilangkan arti dari lirik almarhum maestro kabanti La Ode Kamaludin. Hanya di bait akhirnya saya khususkan dengan kalimat kita akan bertemu di Wakatobi,” kata Yusril kepada Kendariinfo, Minggu (17/8) malam.
Syair yang ia bawakan berbunyi:
Na leu nu romu romunto
Ara pakamon ta moga’a
Bhisa ane ho ta moga’a
To po awa dhi wakatobi
Jika diterjemahkan: Indahnya pertemuan kita. Jika kita tidak berpisah. Jikalau kita berpisah. Kita akan bertemu di Wakatobi.
Penampilan Yusril mengiringi ratusan penari asal Wakatobi yang menampilkan Tari Sajo Moane Posa’asa. Kolaborasi tari dan syair itu memberi warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-80 RI di Istana Merdeka sekaligus memperkenalkan tradisi lisan Sultra di panggung nasional.





