Aksi Damai Tanpa Anarkis, Ratusan Ojol di Kendari Suarakan Keadilan untuk Affan
Kendari – Ratusan pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai komunitas di Kota Kendari akhirnya tiba di Markas Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Mapolda Sultra), Minggu (31/8/2025) sore.
Massa yang sebelumnya berkumpul di kawasan Eks MTQ Kendari ini bergerak secara tertib dengan iring-iringan kendaraan roda dua. Setibanya di depan Mapolda sekitar pukul 16.57 Wita, mereka langsung menggelar orasi damai.
Dengan mengenakan atribut komunitas, membawa bendera, foto Affan, dan petaka sebagai simbol duka, massa ojol menyuarakan keprihatinan mendalam atas meninggalnya Affan, seorang rekan sesama ojol, yang tewas usai dilindas rantis Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8) malam.
Ketua Asosiasi Ojek Online Kendari (Asoka), Safarudin, menegaskan aksi ini digelar murni sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian sesama ojol.
“Kami datang bukan untuk membuat kerusuhan, bukan untuk memprovokasi. Kami datang membawa duka, membawa doa, dan membawa harapan agar kasus ini diusut tuntas,” tegasnya dalam orasi.
Safarudin juga menambahkan, pihaknya percaya aparat kepolisian akan bersikap adil dan transparan dalam mengungkap kasus ini. Mereka hanya meminta kejelasan dan menuntut pertanggungjawaban atas insiden yang merenggut nyawa rekan mereka.
Hingga berita ini diturunkan, ratusan massa ojol masih bertahan di depan Mapolda Sultra. Situasi terpantau kondusif, tanpa gesekan, tanpa anarkis, dan penuh seruan damai.
“Aksi ini menjadi bukti bahwa suara keadilan bisa disampaikan dengan cara yang elegan dan tertib,” pungkasnya.
Ratusan Ojol Kendari Gelar Aksi Damai di Polda Sultra, Tuntut Keadilan untuk Affan
