Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Aktivitas Pengembangan Perumahan Jadi Faktor Utama Banjir di Kendari, Wali Kota: Kita Evaluasi

0
0
Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, saat meninjau lokasi terdampak banjir di Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: Istimewa. (13/3/2026).

Kendari – Aktivitas pengembangan salah satu perumahan di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), diduga menjadi biang kerok terjadinya banjir di Kelurahan Wuawua, Kecamatan Wuawua.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, mengatakan aktivitas tersebut menimbulkan tumpukan sedimen yang cukup besar sehingga menyebabkan banjir di kawasan permukiman warga.

“Setelah kita cek di lapangan, ternyata salah satu faktor utamanya adalah tumpukan sedimen yang sangat besar akibat aktivitas pengembang perumahan. Itu yang kemudian memicu banjir di wilayah ini,” jelas Siska saat meninjau lokasi terdampak, Senin (16/3/2026).

Akibatnya, air yang seharusnya mengalir melalui saluran box culvert tidak mampu menampung saat curah hujan tinggi. Air pun meluap dan menggenangi kawasan permukiman.

Siska menilai persoalan itu disebabkan lemahnya pengawasan pemerintah terhadap aktivitas pembangunan di wilayah tersebut.

“Ada beberapa aktivitas perumahan yang sudah berjalan bertahun-tahun. Ini juga menjadi kekeliruan dan kesalahan dari internal kami karena pengawasan belum maksimal sehingga terjadi banjir besar seperti kemarin,” tegasnya.

Ia menegaskan akan segera berkoordinasi dengan pemilik lahan tempat kolam lumpur tersebut beserta sejumlah pihak terkait. Langkah ini dilakukan untuk memastikan persoalan sedimentasi segera ditangani agar tidak kembali menimbulkan banjir di kawasan permukiman warga.

Atas kejadian itu, Pemkot Kendari juga menegaskan setiap aktivitas pembangunan harus memperhatikan dampak lingkungan, termasuk pengelolaan sedimen dan sistem drainase, agar tidak menimbulkan bencana bagi masyarakat di kemudian hari.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: