Amal Buton Meninggal Sehari Setelah Foto Prewedding, Rencanakan Nikah Gunakan Pakaian Adat Bugis
Baubau – Kebahagiaan yang seharusnya berujung di pelaminan seketika berubah menjadi duka mendalam. Komika sekaligus konten kreator, Salimuddin yang akrab disapa Amal Buton (32), meninggal dunia di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Kamis (24/9/2026).
Kepergian almarhum terasa begitu mengejutkan karena terjadi tak sampai 24 jam setelah ia merampungkan sesi foto prewedding bersama calon istrinya, Ratmin.
Padahal, keduanya telah menjadwalkan akad nikah dan resepsi pernikahan pada 10 Oktober 2026 mendatang. Almarhum diduga mengalami serangan jantung setelah sempat mengeluhkan sesak napas di rumahnya di Jalan Perintis, Kelurahan Katobengke, Kecamatan Betoambari, Baubau.
Pemilik usaha jasa rias sekaligus makeup artist (MUA) di Kelurahan Sulaa, Kecamatan Batoambari, Baubau, YR (35), mengenang momen kebersamaan terakhirnya dengan sang komika.
Ia menyebut, Amal dan Ratmin melakukan pemotretan dengan konsep mengejar matahari terbit (sunrise) di kawasan ikonik Benteng Keraton Buton, Rabu (23/9). Keduanya juga melakukan pemotretan di Pantai Kamali, Baubau.
“Kami janjian jam 04.00 Wita dini hari, tetapi mereka datang sekitar jam 05.00 Wita subuh karena sedikit terlambat,” ujar YR kepada Kendariinfo, Jumat (24/9) malam.
Saat pertama kali tiba di galeri sanggar rias milik YR untuk mengecek pakaian, Amal masih tampak ceria seperti biasa. Namun, kondisi berbeda mulai terlihat ketika proses merias wajah dimulai.
“Waktu di-makeup, muka almarhum sedikit pucat dan agak lesu. Dalam hati saya, mungkin dia kecapean karena baru bangun tidur. Saat itu dia juga terlihat gelisah, sempat duduk lalu baring, jadi saya suruh istirahat saja,” kenang YR.
Dalam sesi pemotretan tersebut, Amal dan Ratmin sempat tampil serasi mengenakan busana adat Buton. Namun, keduanya berencana menggunakan pakaian adat Bugis saat melangsungkan pernikahan.
“Rencananya keduanya menggunakan pakaian adat Bugis saat pernikahan nanti, padahal saya sudah siapkan pakaiannya,” lanjutnya.
Menurut YR, berdasarkan informasi yang diterimanya dari rekannya, saat mengalami sesak napas Amal sedang seorang diri di rumahnya di Jalan Perintis pada Kamis (24/9) dini hari. Sementara itu, keluarganya tengah berada di Jakarta.
“Dadanya tiba-tiba sesak di rumah, almarhum dengan sisa tenaganya kemudian mendatangi seorang tetangga yang juga rekan dekatnya untuk meminta pertolongan,” bebernya.
Melihat kondisi Amal yang sudah mengkhawatirkan, sang tetangga langsung membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawa almarhum tidak tertolong dan diduga mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju fasilitas medis.
Sementara itu, Ratmin saat dikonfirmasi Kendariinfo membenarkan kabar meninggalnya sang calon suami. Ia menyebut Amal merupakan warga Jalan Perintis.
Namun, Ratmin enggan memberikan penjelasan lebih lanjut terkait kepergian calon suaminya. Ia hanya membenarkan lokasi tempat tinggal Amal.
“Di Jalan Perintis,” singkatnya.
Amal Buton Wafat di Baubau, Tinggalkan Wanita yang Akan Dinikahi pada 10 Oktober 2026
