Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Angka Kriminalitas di Kendari Menurun Sepanjang 2025, Kasus Penganiayaan Masih Mendominasi

Angka Kriminalitas di Kendari Menurun Sepanjang 2025, Kasus Penganiayaan Masih Mendominasi
Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L. Sengka saat memaparkan press rilis akhir tahun. Foto: Kendariinfo. (30/12/2025).

KendariPolresta Kendari mencatat penurunan yang cukup signifikan pada angka kriminalitas di Kota Kendari sepanjang tahun 2025. Data menunjukkan jumlah tindak pidana mengalami penurunan sebesar 18,15 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Dalam pemaparan rilis akhir tahun yang disampaikan Kapolresta Kendari Kombes Pol Edwin L. Sengka, Selasa (30/12/2025), mengungkapkan total kasus kriminal pada 2025 tercatat sebanyak 1.118 kasus. Angka ini menunjukkan penurunan sebanyak 248 perkara jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai 1.366 kasus.

Sejalan dengan penurunan jumlah tindak pidana, angka penyelesaian perkara juga mengalami penyesuaian. Polresta Kendari berhasil menyelesaikan sebanyak 705 kasus pada tahun 2025, menurun dari 1.023 kasus pada tahun sebelumnya. Secara persentase, penyelesaian perkara tersebut mengalami penurunan sebesar 31,08 persen.

“Berdasarkan sebaran wilayah di tingkat Polsek, penurunan kasus paling mencolok terjadi di wilayah Mandonga yang berkurang sebanyak 64 kasus dan Abeli sebanyak 32 kasus,” ujar Edwin.

Namun demikian, kenaikan tipis jumlah laporan kepolisian terpantau terjadi di wilayah Baruga dan Kemaraya.

Terkait jenis kejahatan konvensional, kasus penganiayaan menempati urutan tertinggi dengan total 256 kasus. Meski mendominasi, angka ini sebenarnya telah menurun dari tahun 2024 yang berjumlah 323 kasus.

Jenis kejahatan lain yang banyak dilaporkan mencakup kasus pencurian sebanyak 131 perkara dan pengeroyokan sebanyak 123 perkara.

Data kepolisian juga menyoroti adanya tren peningkatan pada beberapa jenis tindak pidana tertentu. Kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) mengalami kenaikan dari 48 kasus menjadi 59 kasus.

Baca Juga:  Bonceng 3 dan Serempet Pemulung, 1 Pelajar SMP di Kendari Tewas Usai Tabrak Truk

Selain itu, kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian biasa juga menunjukkan grafik yang meningkat dibandingkan periode sebelumnya.

Secara keseluruhan, akumulasi dari sepuluh jenis kasus konvensional utama di wilayah hukum Polresta Kendari tercatat sebanyak 784 perkara sepanjang tahun 2025. Jumlah tersebut menunjukkan tren positif bagi stabilitas keamanan daerah dengan penurunan total mencapai 63 kasus dibandingkan tahun 2024.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten