Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Baubau

Angka Pengangguran Turun Signifikan, Baubau Tembus Nominasi Nasional Penilaian Kemendagri

Angka Pengangguran Turun Signifikan, Baubau Tembus Nominasi Nasional Penilaian Kemendagri
Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Baubau, Amalia, saat menerima kunjungan tim verifikasi dari Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Foto: ZE/Diskominfo Baubau. (8/4/2026).

Baubau – Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) masuk nominasi nasional dalam penilaian kinerja pemerintah daerah terkait upaya penurunan tingkat pengangguran terbuka (TPT) dan kemiskinan.

Keberhasilan program penurunan pengangguran di Kota Baubau diukur berdasarkan perbandingan data awal pada 2022. Saat itu, tingkat pengangguran tercatat sebesar 8 persen dan berhasil ditekan hingga mencapai 6 persen.

Capaian tersebut dijelaskan tidak terlepas dari kerja sama antar organisasi perangkat daerah (OPD) serta dukungan fiskal sekitar 1,7 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) khusus untuk program penyerapan tenaga kerja.

Untuk memastikan kesesuaian data, tim Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan verifikasi langsung di Kota Baubau pada 6 – 8 April 2026.

Kunjungan tim BSKDN Kemendagri itu merupakan tahapan penting untuk mengecek kebenaran informasi setelah sebelumnya dilakukan wawancara daring bersama Wakil Wali Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, Rabu (1/4/2026).

Analis Sumber Daya Manusia Aparatur (SDMA) Ahli Pertama BSKDN Kemendagri, Raheldin Rosrith Fraidy Aiyal, menyampaikan dari hasil verifikasi yang dilakukan, penurunan angka pengangguran di Kota Baubau dinilai begitu signifikan.

“Kami memastikan apakah dokumen yang dipaparkan kemarin sesuai dengan fakta di lapangan. Di wilayah Sulawesi, hanya ada tiga daerah yang masuk tahap ini, yaitu Sulawesi Tengah (Sulteng), Kabupaten Kolaka, dan Kota Baubau. Sejauh verifikasi kami, penurunan angka pengangguran di Kota Baubau sangat signifikan,” ujar Raheldin melalui keterangan resminya, Senin (8/4).

Baca Juga:  Pemkot Buka Ruang Bagi Investor yang Ingin Berinvestasi di Kota Baubau

Raheldin menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau atas berbagai inovasi yang dibuat untuk meningkatkan pelayanan di bidang ketenagakerjaan.

Salah satu inovasi yang memperoleh perhatian adalah aplikasi Layanan Konseling Karier Tenaga Kerja (Lakorete). Aplikasi tersebut dianggap mampu mempermudah pelayanan ketenagakerjaan sehingga prosesnya lebih cepat, praktis, dan efisien, karena masyarakat tidak perlu selalu datang langsung ke kantor untuk mengurus administrasi.

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Baubau, Amalia, menyebutkan terdapat lima kota yang bersaing ketat di wilayah Sulawesi, di antaranya Makassar, Kota Kendari, Bitung, Palopo, serta Kota Baubau.

“Dari regional Sulawesi, ada lima kota yang bersaing ketat, yakni Makassar, Kota Kendari, Bitung, Palopo, dan Baubau. Alhamdulillah, kita keluar sebagai daerah terbaik untuk regional Sulawesi kategori kota. Semoga hasil verifikasi ini makin memperkuat capaian kita dan Kota Baubau bisa meraih juara terbaik,” tegas Amalia.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten