Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Antrean Panjang Subuh hingga Malam di Pelabuhan Torobulu Konsel, Pemudik: Lelah Terbayar Bertemu Keluarga

0
0
Antrean panjang pemudik di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra). Foto: La Ode Muhammad Ismail/Kendariinfo. (18/3/2026).

Konawe Selatan – Lonjakan arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah terlihat signifikan di Pelabuhan Torobulu, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra), Rabu (18/3/2026).

Berdasarkan pantauan Kendariinfo di lokasi, tingginya lonjakan pemudik membuat banyak warga memilih datang lebih awal agar bisa mendapat giliran menyeberang menggunakan kapal ferry. Meski demikian, antrean panjang tetap tak terhindarkan dan terjadi sejak dini hari hingga larut malam.

Akibatnya, sejumlah pemudik rela beristirahat di pelataran kantor pelabuhan dengan beralaskan kardus, baik untuk duduk maupun berbaring karena kelelahan.

Salah seorang pemudik kendaraan roda empat, Amir, mengatakan dirinya tiba di pelabuhan sejak Rabu (18/3), sekitar pukul pukul 04.00 Wita. Namun, hingga hari berganti, sekitar pukul 00.30 Wita, ia tak kunjung mendapat giliran menyeberang.

“Saya datang disini tadi subuh, dapat antrean nomor 913. Sampai sekarang di subuh tengah malam, belum juga berangkat-berangkat,” ujarnya kepada Kendariinfo.

Bagi Amir, menggunakan jasa penyeberangan ferry di Pelabuhan Torobulu merupakan pengalaman pertama. Ia sebelumnya menyeberang melalui Pelabuhan Amolengo yang terdapat di kabupaten yang sama.

Hal senada juga dirasakan salah seorang pemudik yang menggunakan sepeda motor, Yahya. Ia mengaku telah mendapat nomor antrean sejak pagi namun tak kunjung menyeberang hingga larut malam. Bahkan, kendaraannya pun belum sampai di depan portal kapal.

“Lihat mi, saya antre tadi pagi-pagi sekitar pukul 08.00 Wita, sekarang sudah tengah malam mi belum juga sampai di depan portal,” ucapnya.

Kendati demikian, baginya antrean panjang tersebut justru menjadi bagian dari kenikmatan mudik. Sebab, rasa lelah setelah mengantre akan terbayar saat bisa kembali bertemu keluarga di kampung halaman.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: