Bangun Soliditas, PKB Sultra Perkuat Basis Melalui Pendidikan Kader Loyalis
Kendari – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara (Sultra) terus mematangkan mesin partai. Mengusung misi memperkukuh struktur internal, DPW PKB Sultra menggelar agenda Pendidikan Kader Loyalis sebagai upaya membangun soliditas partai yang berakar pada semangat kekeluargaan.
Kegiatan Pendidikan Kader Loyalis itu telah digelar di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dan Kabupaten Muna Barat (Mubar), Sabtu (14/2/2026). Agenda ini menjadi bagian dari konsolidasi berjenjang yang dirancang untuk memperkuat militansi serta keseragaman visi kader di seluruh wilayah Sultra.
Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, menegaskan bahwa kekuatan utama PKB terletak pada ikatan emosional antarkader yang kokoh. Menurutnya, partai bukan sekadar kendaraan politik, melainkan keluarga besar yang memiliki visi seragam untuk kemaslahatan umat.
“PKB adalah partai yang solid, dibangun atas dasar kekeluargaan. Untuk itu, loyalitas kader terhadap partai dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat merupakan sebuah keharusan,” ujar Jaelani, Senin (16/2).
Selain menekankan aspek loyalitas, Jaelani juga membekali para kader dengan instruksi khusus mengenai taktik pemenangan dan pengabdian kepada masyarakat. Ia memperkenalkan konsep “Politik Kehadiran” sebagai identitas yang harus melekat pada setiap kader PKB di Sultra.
Beberapa poin utama yang ditekankan dalam konsolidasi tersebut, yakni militansi kader untuk memastikan setiap anggota memiliki kesetiaan penuh terhadap garis perjuangan partai.
Kemudian, soliditas berbasis keluarga yang berkaitan dengan penciptaan lingkungan partai yang harmonis, sehingga koordinasi dari tingkat wilayah hingga ranting dapat berjalan tanpa sekat.
Selanjutnya, pembeda entitas politik melalui penerapan strategi politik kehadiran, yakni kader PKB wajib hadir di tengah kesulitan masyarakat, bukan hanya menjelang pemilu.
“Strategi politik kehadiran ini adalah pembeda kami dengan entitas politik lainnya. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa PKB bukan hanya datang saat membutuhkan suara, tetapi hadir sebagai solusi nyata dalam setiap dinamika sosial,” tambahnya.
Melalui Pendidikan Kader Loyalis ini, PKB Sultra berharap dapat mencetak kader yang tidak hanya tangguh secara politik, tetapi juga memiliki empati tinggi terhadap isu-isu kerakyatan di Sultra.
Dengan soliditas yang terjaga, PKB Sultra optimistis mampu mengawal kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat secara luas, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap peran partai dalam pembangunan daerah.
