Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Bank Sampah di Kelurahan Petoaha Kendari Diresmikan, Warga Didorong Aktif Jaga Lingkungan

Bank Sampah di Kelurahan Petoaha Kendari Diresmikan, Warga Didorong Aktif Jaga Lingkungan
Perwakilan Naturevolution, Wawan (paling kanan) saat menyerahkan peralatan berupa gerobak sorong untuk bank sampah di Kelurahan Petoaha, Kecamatan Nambo, Kota Kendari kepada pengelola bank sampah. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (29/8/2025).

Kendari – Gerakan peduli lingkungan di Kota Kendari makin diperkuat dengan peresmian bank sampah baru di Jalan Garuda, Kelurahan Petoaha, Kecamatan Nambo. Fasilitas tersebut hadir berkat dukungan organisasi lingkungan asal Prancis, Naturevolution, bersama Raja Foundation yang menyalurkan bantuan berupa bangunan, gerobak sorong, dan timbangan.

Waste Management Leader Naturevolution Indonesia Sultra, Wawan, menjelaskan bahwa di Kelurahan Petoaha pihaknya membangun tiga bangunan bank sampah, menyediakan empat gerobak dan dua timbangan.

β€œIni bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah berbasis masyarakat agar lebih terstruktur dan berkelanjutan,” ujarnya usai peresmian, Jumat (29/8/2025).

Penyerahan peralatan berupa timbangan untuk bank sampah di Kelurahan Petoaha, Kecamatan Nambo, Kota Kendari.
Penyerahan peralatan berupa timbangan untuk bank sampah di Kelurahan Petoaha, Kecamatan Nambo, Kota Kendari. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (29/8/2025).

Ia menyebut, saat ini Naturevolution telah mengelola lebih dari 30 bank sampah di Kendari, meski yang aktif sekitar 20 unit. Bank sampah tersebut tersebar di berbagai titik kota, termasuk sekolah dan universitas.

Kawasan pesisir menjadi fokus utama pengelolaan karena masih rentan terhadap pencemaran. Menurut Wawan, peran perempuan sangat besar dalam aktivitas bank sampah di wilayah pesisir. Selain mencari ikan, banyak perempuan juga mengambil peran penting dalam memilah dan mengumpulkan sampah.

β€œBank sampah yang paling aktif ada di pesisir. Perempuan menjadi garda terdepan, mereka bukan hanya mencari ikan, tetapi juga membersihkan laut dari sampah,” kata Wawan.

Ia menambahkan, kawasan Kelurahan Bungkutoko, Kecamatan Nambo kerap menjadi titik penumpukan sampah terbesar karena menerima kiriman dari pegunungan maupun aktivitas kapal.

Baca Juga:  Reses di Besulutu, Ketua DPRD Kabupaten Konawe Dapat Restu Maju DPR RI

Dengan adanya bank sampah baru di Petoaha, Naturevolution bersama mitra berharap makin banyak warga yang ikut terlibat. Kehadiran bank sampah tidak hanya membantu menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga memberi peluang tambahan penghasilan bagi masyarakat, khususnya perempuan pesisir.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten