Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Crime

Bayi 7 Bulan di Kendari Jadi Korban Susu Kedaluwarsa, Sekujur Badan Berbintik Merah

Bayi 7 Bulan di Kendari Jadi Korban Susu Kedaluwarsa, Sekujur Badan Berbintik Merah
Al Fatan, bayi tujuh bulan yang mengonsumsi susu jenis Lactogen kedaluwarsa. Foto: Istimewa. (3/7/2022).

Kendari – Al Fatan, bayi tujuh bulan di Kelurahan Puuwatu, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menjadi korban beredarnya susu kedaluwarsa. Usai mengonsumsi susu tersebut, muncul bintik-bintik merah di sekujur tubuh Al Fatan. 

Hal itu terungkap saat ibu Al Fatan, Maryani (39) menceritakan pengalamannya di media sosial setelah membeli susu kedaluwarsa jenis Lactogen di Marina Mart, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga.

Pada video yang diterima Kendariinfo, Maryani tampak duduk di emperan Marina Mart. Maryani terlihat menangis tersedu-sedu dan mengatakan bahwa susu kedaluwarsa itu telah diberikan kepada bayinya. Padahal, dia mengaku selalu membeli susu di toko tersebut. Video itu pun akhirnya beredar luas di media sosial.

Seorang ibu di Kendari curhat usai bayinya minum susu kedaluwarsa.
Seorang ibu di Kendari curhat usai bayinya minum susu kedaluwarsa. Foto: @aryanirfan30.

“Saya di depan Toko Marina. Selama ini, saya sering datang belanja di sini, beli susu Lactogen. Ternyata anak saya dikasih susu expired date,” ujar Maryani dalam video sambil menunjukkan kemasan susu tersebut.

Maryani mengatakan, awalnya dia membeli susu pada Sabtu (2/7/2022) lalu, sekitar pukul 14.00 WITA. Waktu itu, dia membeli dua kemasan Lactogen sekaligus, ukuran 180 gram dan 350 gram, namun tidak memeriksa tanggal kedaluwarsa susu tersebut. Belakangan Maryani mengetahui bahwa susu kedaluwarsa yang dibelinya adalah kemasan berisi 180 gram dan bertuliskan “JUN 2022* di bagian atas bungkusan.

“Saya tidak periksa. Logikanya tidak mungkin saya kasih minum bayiku susu kedaluwarsa,” kata Maryani kepada Kendariinfo melalui sambungan telepon, Senin (4/7/2022).

Baca Juga:  Alasan Pelajar SMP di Kendari Nyamar Polisi Gadungan, Ingin Jadi Anggota Polri

Setibanya di rumah, Maryani langsung membuatkan susu untuk Al Fatan lalu meminumkannya. Tak berselang lama, Al Fatan mulai gelisah dan menangis secara terus menerus. Pada Minggu (3/7) dini hari, tubuh Al Fatan mulai muncul bintik-bintik merah.

“Kenapa pas minum satu botol, bayiku kayak lain-lain. Dia menangis terus. Bayiku bintik-bintik merah pas malam,” lanjutnya.

Atas kejadian itu, Maryani lalu mendatangi Marina Mart untuk meminta klarifikasi pada Minggu (3/7), sekitar pukul 10.00 WITA. Ketika bertemu dengan pegawai Marina Mart, dia mengaku tak mendapat respons yang baik. Bahkan karyawan Marina Mart saat itu mencoba mengamankan susu yang diduga kedaluwarsa ke dalam gudang.

“Waktu saya marah-marah di Marina Mart, ada karyawan toko yang ambil susu kedaluwarsa dari rak terus dia kasih masuk di dalam gudang. Saya rekam itu, ada videonya,” ujarnya. 

Merasa tak mendapat respons yang baik dari pihak Marina Mart, Maryani lalu melapor ke kantor Polsek Mandonga. Kapolsek Mandonga, Kompol Much. Salman, membenarkan laporan itu. Dia menyebut, pihaknya segera memeriksa pihak Marina Mart setelah mengumpulkan bukti. 

“Laporannya ada soal bayi minum susu kedaluwarsa itu. Sementara kita siapkan lidik, kita akan periksa,” singkatnya.

Ibu Kendari Nangis Lalu Curhat di Medsos: Beli dan Dikasih Susu Kedaluwarsa Toko Langganan

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten