Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Baznas Sultra Salurkan Bantuan Rp355 Juta untuk Anak Yatim hingga Fakir Miskin di Kendari

Baznas Sultra Salurkan Bantuan Rp355 Juta untuk Anak Yatim hingga Fakir Miskin di Kendari
Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat menyalurkan bantuan kepada salah satu anak di Masjid Raya Al-Kautsar Kendari. Foto: Dok. Pemprov Sultra/Laode Kaharmin. (18/3/2026).

Kendari – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sulawesi Tenggara (Sultra) menyalurkan bantuan senilai Rp355 juta kepada ratusan masyarakat kurang mampu di Sultra menjelang Idulfitri 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dipusatkan di Masjid Raya Al-Kautsar Kendari dan diserahkan langsung oleh Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka, Rabu (18/3/2026).

Ketua Baznas Sultra, Punardin, mengungkapkan program bertajuk Semarak Ramadan itu menyasar total 800 penerima manfaat yang terdiri dari berbagai kelompok, mulai dari anak yatim, santri tahfiz, hingga masyarakat fakir miskin dan guru mengaji.

“Total penerima dalam program semarak Ramadan ini mencapai 800 orang dengan anggaran Rp355 juta,” ujar Punardin.

Ia merinci, penerima bantuan mencakup 433 anak yatim, 60 santri penghafal Al-Qur’an dari 12 pondok pesantren, 100 warga fakir miskin, serta 20 guru ngaji. Namun, khusus untuk anak yatim, bantuan baru disalurkan kepada 200 orang, sementara sisanya dijadwalkan setelah Lebaran.

Program ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan sosial Baznas selama Ramadan. Sebelumnya, lembaga tersebut juga telah menyalurkan bantuan berupa takjil di Masjid Al-Alam dan RSUD Bahteramas, serta mendistribusikan perlengkapan salat ke sejumlah masjid di wilayah Sultra.

Gubernur Andi menyebut, bantuan yang disalurkan bersumber dari zakat, infak, dan sedekah (ZIS) masyarakat yang dihimpun oleh Baznas. Ia menilai, jumlah penerima tahun ini yang meningkat dibandingkan tahun sebelumnya menjadi indikator positif meningkatnya kesadaran masyarakat dalam berbagi.

Baca Juga:  RSUD Kota Kendari Mulai Melayani Cuci Darah, Permudah Akses Pasien Ginjal Kronis

“Harapannya, ke depan makin banyak yang berbagi sehingga lebih banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan ZIS secara profesional, tidak hanya sebagai bentuk ibadah, tetapi juga sebagai instrumen sosial untuk mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Bantuan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Idulfitri, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial kita bersama,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten