Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Bea Cukai Rilis Data Ekspor Impor di Sultra, Hasilnya Masih Surplus

Bea Cukai Rilis Data Ekspor Impor di Sultra, Hasilnya Masih Surplus
Kepala KPPBC Kendari, Purwoto Hadi Waluja saat diwawancarai awak media. Foto: Hasmin Ladiga/Kendariinfo. (28/3/2023).

Kendari – Kantor Pengawasan & Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Kendari merilis data ekspor impor di Sulawesi Tenggara (Sultra), hasilnya Bumi Anoa masih mengalami surplus atau angka ekspor masih lebih dominan dibanding angka impor per Februari 2023.

Kepala KPPBC Kendari, Purwatmo Hadi Waluja mengatakan bahwa angka surplus ekspor tersebut ada di atas angka 50 persen. Dia mengeklaim angka capaian itu cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama.

“Hal ini menunjukkan bahwa industri kita semakin explore. Dan angka ini menunjukkan ada pertumbuhan dari sektor industri,” katanya usai konferensi pers di Kantor Ditjen Perbendaharaan Sultra, Selasa (28/3/2023).

Purwoto Hadi menambahkan, untuk nilai devisa ekspor Sultra hingga Februari 2023 mencapai nilai USD 308.614.644 atau sekira Rp4.650.544.931.900. Sementara untuk nilai devisa impor senilai USD 139.045.141 atau sekira Rp2.095.326.847.785.

“Ya kami berharap ini akan memacu sektor-sektor perekonomian di Sultra untuk tetap mempertahankan ritme kinerja bahkan meningkatkan lagi,” tambahnya.

Sementara itu, dua komoditas utama pada sektor pertambangan yang yang turut menyumbang nilai devisa ekspor di Sultra adalah feronikel dan stainless steel.

“Dua komoditas tersebut merupakan hasil pertambangan di Morosi, Kabupaten Konawe oleh dua perusahaan yakni PT OSS dan VDNI,” tutupnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten