Beda Agama hingga Komunikasi Google Translate, Kisah Cinta Bule Rusia dan Gadis Butur Berlanjut

Buton Utara – Kisah cinta pasangan beda negara antara Dmitrii Vivatenko (39), bule asal Rusia, dan Anggela atau Ela (25), gadis asal Kabupaten Buton Utara (Butur), Sulawesi Tenggara (Sultra) terus menarik perhatian. Meski menjalani hubungan jarak jauh lebih dari setahun, keduanya tetap mantap melangkah ke rencana pernikahan.
Jadwal pernikahan yang akan digelar di kampung halaman Ela direncanakan berlangsung pada pertengahan tahun 2026 di Kecamatan Kulisusu, Butur.
Selama long distance relationship (LDR), Dmitrii dan Ela berkomunikasi menggunakan bahasa masing-masing dengan bantuan aplikasi penerjemah. Kondisi itu justru membuat mereka makin rajin berkabar meski berbeda budaya dan latar belakang.
“Kami berkomunikasi dengan menggunakan Google Translate, dan Dmitrii juga belajar sedikit demi sedikit bahasa Indonesia,” kata Ela saat dihubungi Kendariinfo, Sabtu (29/11/2025).
Secara fisik, keduanya memiliki perbedaan mencolok. Dmitrii memiliki tinggi badan 198 cm, sementara Ela hanya 150 cm. Meski begitu, pasangan ini merasa cocok dan saling melengkapi dalam hubungan sehari-hari.
“Kendala paling beratnya mungkin jarak karena untuk komunikasi kami selalu nyambung meskipun hanya dengan menggunakan Google Translate,” ujarnya.
Ela mengungkap alasan Dmitrii makin jatuh hati kepadanya. Menurutnya, keduanya memiliki banyak kesamaan dalam cara berpikir sehingga hubungan terasa nyaman dan stabil hingga sekarang.
“Alasan dia suka dengan saya katanya karena kami memiliki banyak persamaan tentang cara berfikir,” bebernya.
Perbedaan keyakinan tidak menjadi penghalang bagi hubungan keduanya. Dmitrii diketahui beragama Kristen Ortodoks, sementara Ela memeluk Islam. Keluarga di Butur pun memberi restu penuh terhadap rencana masa depan mereka.
“Iya keluarga mendukung,” tambah Ela.
Dmitrii juga mulai mengenal budaya dan makanan khas Butur. Ia disebut sangat menikmati udang, kepiting, dan bahkan pete yang biasanya memiliki aroma kuat bagi sebagian orang.
“Makanan favoritnya di Butur udang dan kepiting, dia juga suka pete,” kata Ela.
Rencana pernikahan pasangan ini akan digelar di Butur. Hingga kini keluarga belum membahas detail soal uang panai, namun Ela memastikan nilainya akan menggunakan mata uang rupiah.
“Kalau soal uang panai belum dibicarakan dengan orang tuaku. Uang panainya pakai uang Indonesia,” tutupnya.





