Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Buton

Belum Dihuni Sudah Roboh, Warga Pertanyakan Pembangunan Pasar Kaloko di Buton

0
0
Kondisi bangunan Pasar Kaloko di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Foto: Istimewa.

Buton – Bangunan Pasar Kaloko di Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra), roboh meski belum sempat dihuni pedagang. Peristiwa itu terjadi Kamis (15/1/2026) sore dan memicu sorotan warga karena bangunan pasar tersebut diduga tidak sesuai dengan kesepakatan awal yang telah dibuat sebelumnya.

Video berdurasi 46 detik yang diunggah akun Facebook Apri Awo, Kamis (15/1) itu memperlihatkan kondisi atap dan dinding bangunan yang diketahui akan dijadikan pasar ikan sudah rata dengan tanah.

Saat dikonfirmasi Kendariinfo, pengguna Facebook Apri Awo yang juga seorang Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) Sulawesi Tenggara (Sultra) Cabang Buton menyatakan bahwa sebelumnya telah dibuat perjanjian dengan warga mengenai bangunan yang akan dibuat bersifat sementara, bukan permanen.

“Terjadi di Kamis (15/1) sekitar jam tiga sore kemarin. Perjanjiannya dengan warga, bangunan untuk sementara bukan bangunan permanen, tetapi yang dibangun itu permanen. Tiba-tiba dibangun pakai batako. Sepengetahuan kami, anggaran sangat minim untuk membangun 200 lapak. Info yang kami dapat belum terbangun 200 lapak,” kata dia, Jumat (16/1).

Dari video yang beredar, terdengar tanggapan dari warga yang sangat menyayangkan robohnya bangunan, bahkan sebelum ditempati oleh para pedagang.

“Belum juga dihuni sudah roboh. Ini pasar ikan, guys. Persiapan pasar ikan. Persiapan pasar ikan makan korban. Belum apa-apa sudah roboh lagi. Ini anggaran berapa ini?,” ujar seorang ibu yang belum diketahui identitasnya saat merekam area Pasar Kaloko, Kamis (15/1).

Unggahan tersebut lantas mendapat beragam tanggapan dari pengguna Facebook lainnya. Salah satunya ditanggapi akun Facebook Sam Tiger di kolom komentar. “Saya kira itu bangunan sementara padahal bangunan mewah yang dibuat,” tulisnya di kolom komentar.

Hingga berita ini ditayangkan, Kendariinfo masih menunggu konfirmasi resmi dari pemerintah kabupaten setempat untuk memastikan penyebab robohnya bangunan serta kelayakan bangun pasar yang akan menjadi fasilitas umum masyarakat.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: