Beraksi Lagi, Pria Kendari Terekam CCTV Hendak Tipu Jasa Transfer Uang Pakai Resi Palsu
Kendari – Seorang pria di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), kembali terekam kamera CCTV saat diduga hendak melakukan penipuan jasa transfer uang dengan modus resi palsu. Aksi itu terjadi di kawasan Pasar PKL, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Mandonga, Kendari, Rabu (21/1/2026) sekitar pukul 16.00 Wita.
Korban bernama Ilfa Yolanda, sekaligus pemilik jasa transfer tunai di kawasan tersebut mengaku sempat terkecoh dengan bukti transfer yang ditunjukkan pelaku.
“Awalnya dia datang bilang mau tarik tunai lewat QRIS,” kata Ilfa saat dihubungi Kendariinfo, Jumat (23/1).
Menurut Ilfa, pelaku pertama kali menyebut nominal penarikan sebesar Rp262 ribu. Namun, saat ditanya ulang, pelaku tiba-tiba mengubah nominal menjadi Rp2 juta dan terlihat ngotot ingin dilayani.
“Saya bilang kalau jumlah besar sebaiknya langsung ke BRI (Bank Rakyat Indonesia) atau Bank Mandiri, lalu dia bilang mau ke BRI saja,” ujarnya.
Tak lama kemudian, pelaku memperlihatkan bukti transfer melalui ponselnya. Ilfa yang melihat notifikasi masuk di aplikasi BRImo mengira uang tersebut sudah diterima, lalu menyerahkan uang tunai Rp2 juta kepada pelaku.
“Setelah saya cek ulang, ternyata uang yang masuk itu transferan dari bengkel, bukan dari dia,” jelas Ilfa.
Menyadari hal itu, Ilfa langsung memanggil pelaku kembali. Namun, pelaku berdalih bahwa uang tersebut sudah masuk dan hanya terkendala jaringan.
“Dia bilang biasa itu jaringan, suruh foto saja bukti transfernya, lalu minta Rp1 juta dulu karena ada orang yang menagih ke pelaku sedang tunggu,” katanya.
Ilfa menolak permintaan tersebut karena saldo belum benar-benar masuk. Pelaku kemudian pergi dengan alasan akan kembali, namun hingga kini tidak datang lagi.
“Dia bilang singgah dulu sebentar, tetapi tidak pernah kembali,” ungkap Ilfa.
Ilfa menduga pelaku merupakan orang yang sama yang sebelumnya juga mencoba melakukan aksi serupa di Kelurahan Kambu di hari yang sama. “Ciri-cirinya sama dengan yang di Kendariinfo diposting kemarin, sama pakai helm juga, jaketnya sama,” tutupnya.
Pengusaha Jasa Transfer di Kendari Nyaris Jadi Korban Penipuan Resi Palsu Rp2 Juta
