Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Bertambah 15 Orang Kuota Haji Sultra 2026 Jadi 2.078 Jemaah, Pemberangkatan Perdana 13 Mei

Bertambah 15 Orang Kuota Haji Sultra 2026 Jadi 2.078 Jemaah, Pemberangkatan Perdana 13 Mei
Para jemaah haji asal Kota Kendari yang mengikuti Bimbingan Manasik Haji Terintegrasi 2026. Foto: Dok. Kendarikota. (26/3/2026).

Kendari – Kuota haji Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tahun 2026 bertambah 15 orang, dari sebelumnya 2.063 menjadi 2.078 jemaah. Pemberangkatan perdana dijadwalkan berlangsung pada 13 Mei 2026 dari Kota Kendari.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya, menjelaskan kuota awal Sultra sebanyak 2.063 orang. Jumlah itu terdiri dari 1.945 jemaah haji reguler, 103 jemaah prioritas lansia, 11 Petugas Haji Daerah (PHD), serta 4 jemaah dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU).

“Seiring berjalannya waktu kami mendapatkan limpahan kursi dari provinsi lain, seperti Jawa Barat, Papua, dan Maluku. Total penambahan sebanyak 15 orang,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya.
Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sultra, Muhammad Lalan Jaya. Foto: Istimewa.

Penambahan jemaah turut memengaruhi jumlah kelompok terbang (kloter). Dari semula 6 kloter, yang terdiri atas 5 kloter utuh dan 1 kloter gabungan, kini bertambah menjadi 7 kloter dengan adanya satu kloter pamungkas yang mengangkut 15 jemaah.

“Awalnya kita terdiri dari 6 kloter, 5 kloter utuh dan 1 kloter gabungan. Ada tambahan kloter pamungkas, kloter 43 untuk 15 orang itu yang kita tempatkan nanti, sehingga berubah menjadi 7 kloter walaupun isinya hanya 15 orang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemberangkatan pertama akan dimulai pada 13 Mei 2026 untuk jemaah asal Kota Kendari yang tergabung dalam kloter 32. Para jemaah dijadwalkan masuk Asrama Haji Embarkasi Makassar pada 14 Mei sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci.

Baca Juga:  Polisi Selidiki Pencatutan Nama Eks Ketua Tim Pemenangan Bupati Mubar untuk Minta Uang ke Kapus

Lalan menegaskan pihaknya menyiapkan beberapa skenario pemberangkatan guna mengantisipasi kendala penerbangan.

“Kami berharap semuanya berjalan normal. Jika ada kendala pada jalur penerbangan langsung, kemungkinan bisa melalui transit di negara lain. Yang terpenting adalah keamanan dan keselamatan jemaah,” pungkasnya.

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten