Berulang Kali Dihubungi Tak Menjawab, Ternyata Pria Ini Sudah Jadi Mayat di Indekosnya

Buton Utara – Seorang pria berinisial KM (44) ditemukan sudah terbujur kaku tak bernyawa di kamar indekosnya yang terletak di Kelurahan Bangkudu, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara (Butur), Kamis (20/5/2021) pagi.
Pria yang berasal dari Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna ini pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yaitu Hasrul yang dihubungi oleh istri korban untuk mengecek kamar indekos milik korban.
Menurut Kapolres Butur, AKBP Wasis Santoso, berdasarkan keterangan saksi, ia menjelaskan bahwa istri korban menghubungi saksi untuk mengecek kamar korban, setelah berapa kali istrinya mencoba menghubunginya melalui telepon tetapi tak direspons oleh korban.
“Saksi yang dihubungi oleh istri korban agar mengecek korban KM di kamar indekosnya karena istri korban sudah berulang kali menghubunginya melalui telepon namun panggilannya tidak diangkat,” Jelas AKBP Wasis (21/5).
“Kemudian saksi mengecek korban di tempat kosnya, setelah tiba, pintu kamar dalam keadaan terkunci lalu saksi mengetuk pintu berulang kali, namun tidak ada respons,” lanjutnya.
Setelah itu saksi langsung berkoordinasi dengan penjaga indekos tersebut untuk membuka pintu kamar menggunakan kunci cadangan.
Alangkah kagetnya ketika melihat kondisi korban yang terbaring kaku, setelah mereka mencoba memeriksa, ternyata korban sudah meninggal dunia.
AKBP Wasis menambahkan bahwa penyebab kematian korban belum bisa dipastikan, tetapi dia sempat mengeluhkan kondisinya kepada saksi beberapa hari sebelum ditemukan meninggal.
“Sehari sebelum kejadian ini, korban KM mengeluh kepadanya, bahwa korban merasa meriang dan diketahui bahwa korban mengalami riwayat sakit lambung,” imbuhnya.
Setelah dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan kepada korban. Dokter yang menangani mengatakan terdapat lebam di beberapa bagian tubuhnya, tetapi tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan.
“Perkiraan korban meninggal (sudah) sekitar 12 sampai 24 jam,” kata dokter tersebut.
Laporan: Rafli





