Besok Pasar Tani di Kendari Diadakan Sehari, Cabai hingga Bawang Dijual Murah
Kendari – Pasar Tani Hortikultura, di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang menghadirkan komoditas pangan dengan harga lebih murah dari pasaran bakal digelar hanya satu hari pada Kamis (9/4/2026). Kegiatan ini menjadi kesempatan masyarakat mendapatkan cabai dan kebutuhan dapur lain dengan harga miring langsung dari petani.
Kepala Dinas Perkebunan dan Hortikultura Sultra, La Ode Muhammad Rusdin Jaya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sultra, Andi Sumangerukka saat apel gabungan, Senin (6/4) terkait pelaksanaan operasi pasar untuk pengendalian inflasi pangan.
Ia menjelaskan, pihaknya langsung menginstruksikan Bidang Hortikultura untuk menyelenggarakan Pasar Tani sebagai bagian dari program unggulan yang mendukung visi dan misi pemerintah daerah.
“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai operasi pasar untuk membantu pengendalian inflasi, khususnya komoditas hortikultura,” ujar Rusdin kepada Kendariinfo via pesan WhatsApp, Rabu (8/4).
Pasar Tani Hortikultura akan berlangsung di Tugu Pilar, samping Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, Jalan Haluoleo, Kelurahan Mokoau, Kecamatan Kambu mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai. Kegiatan ini hanya digelar satu hari untuk pelaksanaan kali ini, meskipun secara keseluruhan direncanakan berlangsung sebanyak 10 kali sepanjang tahun 2026.
Komoditas yang dijual difokuskan pada bahan pangan yang berpengaruh terhadap inflasi, seperti cabai besar, cabai keriting, bawang merah, dan tomat. Selain itu tersedia juga sayuran seperti kacang panjang, terong, buncis, dan pare, serta buah-buahan seperti semangka.
Rusdin menyebutkan harga yang ditawarkan lebih rendah karena produk dijual langsung dari petani tanpa rantai distribusi panjang. Sebagai contoh, bawang merah yang di pasaran sekitar Rp45 ribu per kilogram dijual sekitar Rp42 ribu per kilogram.
“Harga ditentukan setelah kami melakukan survei pasar sehingga tetap lebih terjangkau dibanding harga umum,” jelasnya.
Ia menambahkan kegiatan ini juga bertujuan mempertemukan langsung petani dengan konsumen agar kedua belah pihak mendapatkan manfaat. Petani dan kelompok tani binaan dilibatkan secara langsung, baik dengan berjualan sendiri maupun menitipkan produk kepada tim Pasar Tani.
“Dengan pelaksanaan yang hanya satu hari, masyarakat diimbau memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mendapatkan cabai dan bahan pangan lain dengan harga lebih murah,” pungkasnya.
