Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

Bina Pramuka di Kendari, Basarnas: Tingkatkan Mindset Kesiapsiagaan Saat Keadaan Darurat

0
0
Kegiatan Pembinaan Pencarian dan Pertolongan bagi Pramuka Tahun 2021. Foto: Basarnas Kendari. (15/2/2021).

Kendari – Kepala Basarnas Kendari, Aris Sofingi resmi membuka penyelenggaraan kegiatan Pembinaan Pencarian dan Pertolongan bagi Pramuka Tahun 2021, Senin (15/2/2021).

Kegiatan ini akan berlangsung mulai tanggal 15 sampai 17 Februari 2021 bertempat di Kantor Basarnas Kendari. Acara pembukaan ini juga dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae yang menyaksikan dan memberikan motivasi langsung kepada peserta.

Sebanyak 30 orang peserta mengikuti kegiatan ini yang berasal dari 9 Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka, 1 Saka Gerakan Pramuka, 1 Lembaga Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka, dan 1 Dewan Kwartir Ranting (DKR) Cabang Pramuka.

9 Gugus Depan yaitu Gudep Avignam Jagat Samagram, Gudep Haluoleo, Gudep BJ Habibie dan Hasri Ainun, Gudep Pembangunan, Gudep Tunas Medika, Gudep Taridala Wealanda, Gudep Woltre Monginsidi, Gudep Bina Niaga, dan Gudep Bina Karya. Adapun 1 Saka yaitu Saka Bakti Husada dan sisanya yaitu Pramuka Peduli Kwarcab Kendari dan DKR Poasia Kwarcab Kendari.

Menurut Aris Sofingi, kegiatan pembinaan ini sebagai wadah yang bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang pencarian dan pertolongan kepada anggota Pramuka guna meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi keadaan darurat.

“Diharapkan kepada anggota Pramuka yang mengikuti kegiatan ini memiliki mindset yang sama tentang pencarian dan pertolongan serta senantiasa meningkatkan kesiapsiagaan diri dan lingkungan guna menghadapi kondisi kedaruratan baik pada kecelakaan, bencana maupun kondisi membahayakan jiwa manusia di lingkungan masing-masing,” kata Aris.

Dia juga menitipkan pesan Deputi Bina Tenaga dan Potensi Basarnas agar peserta senantiasa menjalankan protokol kesehatan yang ada selama kegiatan.

“Jadikan kegiatan ini tetap safety dan pengetahuan tentang pencarian dan pertolongan adalah bagian dari budaya hidup di lingkungan kita masing-masing, sehingga kita dapat menjadi bangsa yang kuat dan siap menghadapi apa pun jenis musibah yang mungkin terjadi dalam kehidupan kita di masa yang akan datang,” terus Aris.

Laporan: Rafli

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: