BMKG Catat Ada 22 Gempa di Sultra dalam Sepekan, 5 Dirasakan Masyarakat

Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Geofisika Kendari mencatat sebanyak 22 kejadian gempa terjadi di wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) selama periode 27 Maret hingga 1 April 2026. Data tersebut disampaikan pada Jumat (3/4/2026).
Sebaran gempa tercatat di sembilan wilayah, dengan jumlah terbanyak terjadi di Kolaka Timur (Koltim) dan Konawe Utara (Konut) masing-masing lima kejadian. Kemudian, Konawe Selatan (Konsel) tiga kejadian, Kolaka dua kejadian, Buton dua kejadian, serta Konawe dua kejadian.
Sementara wilayah Buton Utara (Butur), Konawe Kepulauan (Konkep), dan Buton Selatan (Busel) masing-masing satu kejadian.
Dari total aktivitas tersebut, lima gempa dilaporkan dirasakan masyarakat. Getaran dirasakan di beberapa daerah, yakni Kolaka, Konut, Koltim, dan Konsel.
Intensitas gempa tertinggi mencapai skala III hingga IV pada skala Modified Mercalli Intensity (MMI) di wilayah Konut. Skala ini menggambarkan tingkat guncangan yang dirasakan manusia serta dampaknya terhadap lingkungan sekitar.
Meski sejumlah gempa dirasakan, hingga periode laporan tidak ada informasi kerusakan yang ditimbulkan. Secara umum, kondisi kegempaan di Sultra tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.





