BMKG: Gelombang Tinggi hingga 4 Meter Bakal Melanda Perairan Sultra

Kendari – Gelombang tinggi sampai dengan empat meter diprediksi melanda sebagian wilayah di Perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) selama tiga hari ke depan, hingga 30 Agustus 2021.
Hal ini berdasarkan peringatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Maritim Kota Kendari untuk prakiraan cuaca pada wilayah pelayanan, jalur penyeberangan, dan peringatan gelombang, Jumat (27/8/2021).
Adapun gelombang dengan kategori sedang, 1,25 hingga 2,5 meter pada esok hari, Sabtu (28/8), mulai pukul 8.00 WITA hingga 20.00 WITA, diprakirakan bakal terjadi di wilayah Perairan Banggai bagian selatan, Perairan Teluk Tolo pada bagian barat dan timur, serta Perairan Selatan Wakatobi bagian timur.
Pada hari dan waktu yang sama, gelombang dengan kategori tinggi, berkisar 2,5 hingga 4 meter diprakirakan akan melanda Perairan Manui Kendari bagian timur, serta Laut Banda Timur (bagian utara, timur, barat, dan selatan).
Pada kondisi sinoptik dalam peringatan tersebut, umumnya angin bertiup dari timur sampai selatan dengan kecepatan 6 skala beaufort.
Kemudian pada peringatan yang berlaku mulai Sabtu (28/8) pukul 20.00 WITA, sampai dengan Senin (30/8) pukul 20.00 WITA, gelombang tinggi berkategori sedang, setinggi 1,25 hingga 2,5 meter diprakirakan terjadi di Perairan Banggai bagian selatan, Perairan Teluk Tolo, Perairan Manui Kendari bagian barat dan timur, Perairan Baubau bagian utara dan selatan, Laut Banda Timur (bagian utara, timur, dan selatan), Perairan Utara Wakatobi bagian barat dan timur, serta Perairan Selatan Wakatobi bagian barat dan timur.
Lalu pada kondisi sinoptiknya, angin bertiup dari timur sampai selatan dengan kecepatan 5 skala beaufort.
“Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran. Serta dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,” imbau Plh. Koordinator Observasi dan Informasi, Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie.





