BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi di Sejumlah Perairan Sultra pada 12 – 14 Maret 2026

Kendari – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di sejumlah wilayah perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) pada periode 12 hingga 14 Maret 2026.
Kondisi tersebut dipengaruhi oleh pola angin yang umumnya bertiup dari Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar 2 – 15 knot, berdasarkan publikasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Rabu (11/3/2026).
Kecepatan angin tertinggi bahkan dapat mencapai 20 knot atau sekitar skala 5 Beaufort, terutama di beberapa wilayah perairan seperti Teluk Bone, Perairan Baubau, Laut Flores Selatan Buton, Perairan Buton, Perairan Wakatobi, hingga Laut Banda Timur Wakatobi.
Peringatan dini gelombang tinggi ini berlaku pada dua periode waktu. Periode pertama berlangsung 12 Maret 2026 pukul 08.00 Wita hingga 13 Maret 2026 pukul 08.00 Wita yang berpotensi terjadi di Teluk Bone Barat Kolaka Utara, Teluk Bone Barat Kolaka, Teluk Bone Barat Kabaena, Perairan Baubau, Perairan Buton, Laut Flores Selatan Buton, Perairan Wakatobi bagian Barat dan Timur, serta Laut Banda Timur Wakatobi.
Sementara itu, pada 13 Maret 2026 pukul 08.00 Wita hingga 14 Maret 2026 pukul 08.00 Wita, potensi gelombang tinggi diperkirakan terjadi di Perairan Buton, Laut Flores Selatan Buton, dan Perairan Wakatobi bagian Barat.
Berdasarkan prakiraan ini, masyarakat, khususnya nelayan, operator kapal, dan pengguna transportasi laut, dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca laut selama periode tersebut.





