Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

BMKG: Wilayah Sultra Masih Akan Diguyur Hujan Lebat Hingga 9 April 2021

BMKG: Wilayah Sultra Masih Akan Diguyur Hujan Lebat Hingga 9 April 2021
Ilustrasi cuaca ekstrem di Kendari. Foto: Aldi/Kendariinfo.

Kendari – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di Sulawesi Tenggara hingga 9 April ke depan.

Peringatan dini mengenai potensi hujan di Sultra yang diprakirakan akan terjadi hingga 9 April 2021 disampaikan oleh Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto, melalui siaran persnya.

Dia menyebut, Sultra dan beberapa daerah lainnya masih akan diguyur hujan lebat mulai 3 hingga 9 April 2021 mendatang.

“BMKG memprakirakan potensi cuaca hujan lebat masih akan terjadi mulai tanggal 3 sampai dengan 9 April 2021 ke depan. Ada beberapa wilayah yang berpotensi diguyur hujan lebat seperti Aceh, Sumatra Utara, Sumatra Barat, Bengkulu, Lampung, Sumatra Selatan, Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Maluku, Papua,” ungkapnya, Sabtu (3/4/2021).

Menurut Guswanto peristiwa tersebut disebabkan oleh fenomena La Nina yang masih akan berlangsung paling tidak hingga Mei 2021. Akibatnya beberapa daerah mengalami keterlambatan memasuki musim kemarau.

Ia juga menjelaskan bahwa BMKG mendeteksi adanya aktivitas 2 bibit Siklon Tropis, yaitu Siklon Tropis 90 S dan Siklon Tropis 99 S.

“BMKG mendeteksi adanya dua bibit siklon tropis 90S di Samudra Hindia Barat Daya Sumatra dan bibit tropis 99 S di Laut Sawu, NTT, intensitas kedua Bibit Siklon Tropis tersebut cenderung menguat dalam 24 jam ke depan,” jelasnya.

Baca Juga:  Minibus Terbakar saat Antre BBM di SPBU Anduonohu Diduga karena Korsleting Listrik

Dia menambahkan bulan April hingga Mei merupakan masa peralihan dari musim hujan ke musim kemarau. Oleh karena itu, Guswanto mengimbau agar masyarakat waspada terhadap setiap potensi perubahan cuaca yang tiba–tiba terjadi.

“Masih perlu diwaspadai terutama di musim pancaroba, biasanya terjadi hujan lebat disertai petir, untuk itu masyarakat selalui menjaga kondisi tubuh agar tetap fit menghadapi perubahan cuaca yang bisa saja terjadi tiba–tiba,” pungkasnya.

Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten