BP3MI Sultra Salurkan 48 TKI Sepanjang 2024, Mayoritas ke Jepang
Sulawesi Tenggara – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat telah menyalurkan sebanyak 48 tenaga kerja Indonesia (TKI) sepanjang tahun 2024. Para pekerja tersebar ke sejumlah negara, di mana Jepang dan Malaysia menjadi tujuan mayoritas.
Kepala BP3MI Sultra, La Ode Askar, menyebut pemberangkatan paling banyak terjadi pada Oktober 2024 dengan total pekerja yang berangkat 16 orang. Mereka berasal dari Konawe Selatan, Konawe, Konawe Kepulauan, Konawe Utara, Kota Kendari, dan Muna.
“Mereka ini berangkat secara resmi tercatat melalui BP3MI dan disalurkan ke tempat-tempat resmi pula. Mereka punya keahlian kerja,” katanya, Kamis (5/12/2024).
Para pekerja yang berangkat ke Jepang telah terspesifikasi Specified Skilled Workers (SSW). SSW sendiri adalah status izin tinggal di Jepang untuk warga negara asing yang ingin bekerja di beberapa bidang industri.
Jenis pekerjaan yang melalui BP3MI bervariasi, mulai dari operator alat berat, pekerja pertambangan, manufaktur, perkebunan, kesehatan, perkapalan, hingga bidang jasa.
Selain Malaysia dan Jepang, negara-negara yang menjadi tujuan penempatan para pekerja adalah Kepulauan Solomon, Papua Nugini, Mozambik, dan Arab Saudi.
“Tentunya mereka ini melalui sejumlah skema penempatan yang resmi sehingga masalah upah hingga kelayakan karir juga mempunyai,” tutupnya.
