BPOM Kendari Sidak Pedagang Takjil di Bundaran Gubernur, Incar Penyalahguna Zat Berbahaya
Kendari – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kendari melakukan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bundaran Gubernur Sultra dengan menyasar pedagang takjil, Rabu (5/3/2025).
Sidak tersebut dilaksanakan untuk menyisir penggunaan zat-zat berbahaya di dalam makanan yang bisa saja ada di dalam takjil atau aneka hidangan saat berbuka puasa pada momen Ramadan 1446 Hijriah.
Ketua Tim Pelayanan Publik BPOM Kendari, Hasnah Nur menjelaskan, pihaknya mengambil sejumlah sampel makanan hingga minuman untuk diuji cepat untuk mencari zat-zat berbahaya seperti formalin, borax, atau rhodamin B yang terkandung pada berbagai jenis hidangan yang dijual pedagang di kawasan tersebut.
“Kami melakukan sampling dari beberapa jajanan yang dijual oleh para pedagang, kemudian kami melakukan pengujian terhadap kandungan-kandungannya yang biasa disalahgunakan seperti rhodamin B, metanil yellow, formalin, dan borax,” katanya.
Dia melanjutkan, dari 18 sampel makanan dan minuman yang diambil, BPOM Kendari tidak menemukan satu pun zat berbahaya yang biasa disalahgunakan. Meski begitu, BPOM Kendari tetap mengimbau warga untuk berhati-hati dalam memilih jajanan.
“Alhamdulillah semuanya tidak terdeteksi, artinya tidak ada penggunaan bahan berbahaya yang kami temukan di sini,” tutupnya.
