Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Terkini

BPR Bahteramas Konawe Salurkan Kredit Rp145 Miliar Sepanjang 2024 – 2025

0
0
Direktur Utama (Dirut) Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe, Ahmat. Foto: La Ode Muhammad Ismail/Kendariinfo. (25/2/2026).

Kendari – Sepanjang periode 2024 hingga 2025, Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas Konawe menyalurkan kredit sebesar Rp145 miliar. Jumlah tersebut menjadi yang tertinggi di antara 12 cabang BPR Bahteramas se-Sulawesi Tenggara (Sultra).

Direktur Utama (Dirut) BPR Bahteramas Konawe, Ahmat, mengatakan capaian tersebut menjadikan pihaknya sebagai kontributor utama dalam penyaluran kredit BPR Bahteramas di Sultra yang totalnya mencapai sekitar Rp400 miliar. Dari jumlah itu, 29 persen terserap di Kabupaten Konawe.

“Rp400 miliar itu yang sudah tersalurkan kepada masyarakat Sulawesi Tenggara dan secara tidak langsung mampu menggerakkan ekonomi rakyat. Konawe itu 29 persen, atau sekitar Rp145 miliar,” ujarnya saat ditemui usai kegiatan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) BPR Bahteramas di Aula Merah Putih Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Rabu (25/2/2026).

Ia menjelaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari upaya BPR Bahteramas Konawe dalam menyelaraskan program pembiayaan dengan kebijakan pemerintah daerah, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan.

“Menjadi mitra strategis pemerintah daerah untuk menjadi garda terdepan dalam menggerakkan ekonomi masyarakat dengan menyesuaikan program gubernur dan bupati,” ungkapnya.

Salah satu fokus penyaluran kredit diarahkan pada sektor ketahanan pangan, pelaku usaha kecil, petani, serta masyarakat ekonomi lemah, agar sektor produktif tetap berjalan.

Selain itu, BPR Bahteramas Konawe juga bersinergi dengan pemerintah daerah dalam berbagai layanan keuangan, termasuk fasilitasi pembayaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Kami juga bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam pembayaran PPPK dengan melibatkan BPR sebagai instrumen keuangan untuk mendekatkan layanan kepada penerima manfaat,” katanya.

Menurutnya, fungsi intermediasi perbankan terus dijalankan dengan menghimpun dana masyarakat melalui tabungan dan deposito, kemudian menyalurkannya kembali dalam bentuk kredit produktif.

Pada 2026, BPR Bahteramas Konawe menargetkan peningkatan kinerja melalui ekspansi usaha. Hal ini sejalan dengan kebijakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang mendorong BPR tumbuh minimal 10 persen per tahun.

“Strategi 2026 adalah meningkatkan nilai kredit melalui ekspansi, karena OJK mendorong BPR untuk tumbuh minimal 10 persen,” ucapnya.

Ia berharap, sinergi antara BPR Bahteramas Konawe dan pemerintah daerah terus berjalan guna memperkuat perekonomian masyarakat secara berkelanjutan.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: