BPS: Beras dan Angkutan Udara Penyumbang Utama Inflasi Maret 2023 di Sultra
Sulawesi Tenggara – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat kenaikan harga komoditas beras dan angkutan udara menjadi penyumbang utama inflasi pada Maret 2023 di dua kota Indeks Harga Konsumen (IHK) di Sultra yaitu Kota Kendari dan Kota Baubau.
“Penyumbang utama inflasi bulanan ini di antaranya adalah kenaikan harga pada komoditas beras, angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, cabai merah, dan mobil,” kata Kepala BPS Provinsi Sultra, Agnes Widiastuti, Senin (4/3/2023).
Berdasarkan data BPS Sultra, Kendari dan Baubau mengalami kenaikan harga atau inflasi pada Maret 2023 sebesar 0,51 persen dibanding Februari 2023 dengan kelompok pengeluaran transportasi mengalami inflasi yang tertinggi yaitu sebesar 1,42 persen.
“Inflasi untuk kelompok transportasi ini disumbang oleh kenaikan harga tiket pesawat udara dan juga ada beberapa kenaikan untuk angkutan laut dan juga tadi ada kenaikan bahan bakar,” jelas Agnes.
Sementara itu, untuk komoditas pangan. Beras memiliki andil yang cukup tinggi terhadap inflasi yaitu sebesar 0,23 persen. Pada komoditas ini mengalami inflasi yang cukup tinggi mencapai 5,04 persen.
“Kemudian cabai rawit ini inflasinya cukup tinggi yaitu 16,51 persen dan andilnya 0,05 persen. Kemudian juga ada cabai merah itu mengalami inflasi sebesar 25,35 persen dengan andil inflasi 0,02 persen. Jadi ini beberapa komoditas pangan yang berandil besar terhadap inflasi,” imbuh Agnes.
Dilansir dari Bank Indonesia, inflasi dapat diartikan sebagai kenaikan harga barang dan jasa secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu. Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi, yakni penurunan harga barang secara umum dan terus menerus.
