Buka hingga Jam 2 Pagi, 2 THM di Kendari Mengaku Belum Dapat Edaran PPKM
Kendari – Dua tempat hiburan malam (THM) di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Elok Billiard & Cafe Kendari dan Zodox Billiard Kendari mengaku belum mendapat edaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Akhirnya, kedua tempat itu melayani pengunjung hingga pukul 02.00 WITA. Padahal, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 440/5341/2021 pada 7 September 2021 lalu, terkait perpanjangan PPKM. Salah satu bunyinya, THM di Kendari diizinkan buka dengan kapasitas 50% sampai jam 22.00 WITA saja.
Supervisor Elok Billiard & Cafe Kendari, Muhammad Arsyad Anwar, mengaku tidak mendapatkan surat edaran terbaru terkait perpanjangan PPKM.
“Sampai saat ini kita tidak dapat surat edaran terkait PPKM. Terakhir kali itu, kita dapat tanggal 6 September, setelah itu tidak ada. Jadi sekarang kita buka,” katanya, Sabtu (11/9/2021).
Berdasarkan pantauan Jurnalis Kendariinfo, pengunjung yang datang untuk bermain bola sodok tersebut enggan mematuhi protokol kesehatan (prokes), yakni menggunakan masker. Hal itu pun diakui Asryad.
“Sebenarnya kita sudah imbau untuk taat prokes. Tapi, terkadang ada pengunjung yang bandel tidak patuhi prokes,” ujarnya.
Sampai saat ini, Elok Billiard belum pernah mendapat teguran karena melanggar aturan PPKM.
“Sampai saat ini pun kami belum terima semua itu. Surat edaran juga dari Pak Wali Kota juga kita belum dapat, bahkan dari instansi mana pun kita belum terima,” jelasnya.
Senada dengan hal itu, Supervisor Zodox Billiard Kendari, Jainal mengungkapkan, sampai dengan saat ini, surat edaran perpanjangan PPKM juga tidak sampai di tangannya.
“Ya, mungkin ada diperpanjang. Tapi kita tidak dapatkan surat itu. Sudah hampir seminggu ini kita buka selalu sampai jam 02.00 WITA,” ungkapnya.
Terkait prokes, dia mengaku telah melakukan pengetatan. Namun ia tak menampik adanya pengunjung yang membandel.
“Kita sudah ketatkan itu prokes. Tapi banyak juga pengunjung yang membandel, turunkan masker di leher,” pungkasnya.
