Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Konawe

Bupati Konsel Tolak Perpindahan PPPK, Pegawai Diminta Bersyukur atas Pekerjaan

Bupati Konsel Tolak Perpindahan PPPK, Pegawai Diminta Bersyukur atas Pekerjaan
Penyerahan perpanjangan Surat Keputusan (SK) perjanjian kerja untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) oleh Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, di Aula Auditorium Kantor Bupati Konsel. Foto: Diskominfo Konsel. (12/2/2026).

Konawe SelatanBupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, menegaskan tidak ada perpindahan penempatan bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel. Hal itu disampaikan secara terbuka pada penyerahan perpanjangan Surat Keputusan (SK) perjanjian kerja untuk 755 PPPK di Aula Auditorium Kantor Bupati Konsel, Kamis (12/2/2026).

Irham Kalenggo menyampaikan bahwa pihak yang mengajukan perpindahan tersebut ingin ditempatkan di wilayah dekat kota, yakni Kecamatan Ranomeeto dan Kecamatan Konda. Namun, apabila permintaan tersebut disetujui, seluruh pihak terkait dinyatakan menyimpang dari komitmen awal.

“Perlu saya ingatkan, yang utama adalah guru dan tenaga kesehatan. Hampir setiap saat melalui teman-teman, datang minta untuk dipindahkan. Dan semua permintaannya di Ranomeeto dan Konda, karena dekat kota. Kalau saya iyakan, berarti kita melenceng dari komitmen awal,” tegasnya, Kamis (12/2).

Ia menyampaikan lokasi yang telah ditetapkan tersebut bertujuan menjaga keseimbangan sebaran pegawai aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Konsel yang terdiri atas 25 kecamatan, 336 desa, serta 15 kelurahan.

“Konsel ini bukan cuma Ranomeeto dan Konda. Ada 25 kecamatan, 336 desa, dan 15 kelurahan. Di situlah anda tersebar. Kalau ada kebijakan saya yang terkadang mungkin tidak sesuai perasaan, itu semata-mata untuk bagaimana distribusi pegawai ASN kita seimbang,” jelasnya.

Jika dilakukan perpindahan, maka akan berpengaruh pada kuantitas jumlah pegawai di Pemkab Konsel, terlebih lagi bagi guru sekolah dan tenaga kesehatan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Baca Juga:  Wabup Koltim Sidak Disiplin ASN dan Non-ASN Usai Libur Lebaran

“Sangat ironis ada sekolah yang gurunya melebihi dan ada sekolah yang gurunya sangat kurang. Ada puskesmas yang petugasnya lebih, ada yang kurang. Ada puskesmas ketika kita pindahkan, berpengaruh terhadap akreditasi. Maka, tentu tidak bisa,” ungkapnya.

Irham Kalenggo meminta para pegawai untuk mencintai dan bersyukur atas pekerjaannya alih-alih memikirkan perpindahan yang dapat mengganggu konsentrasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab.

“Saya sangat berharap supaya anda mencintai pekerjaannya. Yang repot ini kalau sepanjang hari kita berpikir kapan pindah. Harusnya yang ada di pikiran kita adalah saya bersyukur, alhamdulilah saya diterima. Kalau pikirannya kapan saya pindah, maka kerjanya tidak akan konsentrasi,” pungkasnya.

Penulis
Editor Kata
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten