Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Muna

Bupati Muna Disemprot Pemuda Usai Sebut Belum Ada Uang Perbaikan Jalan, Diminta Cari Solusi

0
0
Pemuda Kabupaten Muna, Ahmad Arzilyadzhy, semprot Bupati Muna, Bachrun Labuta usai sebut tidak ada uang untuk perbaikan jalan rusak. Foto: Istimewa.

Muna – Bupati Muna, Bachrun Labuta, mendapat sorotan dari kalangan pemuda usai menyampaikan alasan banyaknya jalan yang belum diperbaiki karena keterbatasan anggaran pada 2026.

Salah satu pemuda di Muna, Ahmad Arzilyadzhy (23), menilai pernyataan tersebut tidak mencerminkan solusi konkret yang diharapkan masyarakat.

Ia mengatakan, sebagai kepala daerah, bupati seharusnya menyampaikan langkah alternatif yang dapat ditempuh pemerintah daerah, bukan sekadar menyampaikan keterbatasan anggaran.

“Karena sejatinya seseorang dengan jiwa kepemimpinan seharusnya cari solusi dan mengevaluasi keluhan masyarakatnya, bukan malah membalasnya dengan mengeluh juga,” ujarnya kepada Kendariinfo, Rabu (8/4/2026).

Ia menambahkan, jalan rusak seperti di Jalan H. Agus Salim, Kelurahan Laende, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, bukan hanya persoalan aspal, tetapi juga menyangkut aktivitas masyarakat.

“Jalan itu bukan cuma aspal. Itu akses kerja, itu akses sekolah, itu akses rumah sakit. Ketika jalan rusak dibiarkan, yang dipertaruhkan bukan proyek, tapi nyawa,” ungkapnya.

Menurutnya, jawaban “belum ada uang” terkesan tidak menunjukkan keseriusan dan hanya untuk menenangkan masyarakat. Hal tersebut dinilai justru memperkuat anggapan bahwa Bupati Muna belum bekerja maksimal.

Ia juga menyoroti adanya sejumlah proyek bernilai miliaran rupiah di Kabupaten Muna yang hingga kini terbengkalai, salah satunya pembangunan Stadion Motewe.

“Ada beberapa proyek miliaran di Kabupaten Muna yang hari ini terbengkalai. Apakah itu bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Muna? Saya rasa tanpa dijawab pun bapak tahu jawabannya,” ucapnya.

Terakhir, ia meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna untuk melakukan evaluasi serta mencari solusi konkret terkait keterbatasan anggaran tersebut agar dapat membawa perubahan bagi daerah.

“Maka itu pak, ayolah kita sama-sama mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan masing-masing agar kita sadar dan dapat membawa perubahan bagi Kabupaten Muna tercinta ini,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bachrun menyebut belum dapat merealisasikan perbaikan jalan karena keterbatasan anggaran dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun berjalan. Dengan kondisi fiskal yang terbatas, sejumlah program infrastruktur harus diprioritaskan sehingga perbaikan jalan rusak di lokasi tersebut belum dapat dilakukan.

“Belum ada uang. Kalau misalnya ada anggaran, kami aspal. Sederhana saja,” ujarnya kepada Kendariinfo saat ditemui di Aula Rujab Bupati Muna, Sabtu (28/3).

Tanggapi Keluhan Warga soal Jalan Rusak, Bupati Muna: Belum Ada Uang

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: