Cerita Seorang Pedagang di Kendari Selamat dari Maut Usai Warungnya Ditabrak Lari Minibus

Kendari – Warung seorang pedagang bernama Rian (16) yang terletak di Jalan Ir. H. Alala, Kelurahan Punggaloba, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari ditabrak lari oleh sebuah minibus, Minggu (26/3/2023). Warung tersebut porak-poranda, namun Rian berhasil selamat dari maut karena memilih menikmati suguhan buka puasanya di tepi Teluk Kendari.
Rian mengatakan, warung tersebut berada di tepi Teluk Kendari atau tepatnya di kawasan Kendari Beach (Kebi). Posisi warung miliknya berada di tepi jalan dan berjejeran dengan sejumlah warung lainnya.
Setiap sore, ia bersama pedagang lainnya mulai beroperasi dan membuka warung mereka untuk menjajakan makanan serta minuman kepada warga yang melintas maupun yang datang langsung di tempat tersebut.
Biasanya, kata Rian, ketika semua sudah siap untuk beroperasi, ia selalu menghabiskan waktu di dalam warung tersebut sembari bermain HP dan menunggu setiap pelanggan yang akan membeli dagangan.
Berbeda dengan hari Mingu (26/3/2023) atau sekira pukul 19.00 Wita, Rian memilih menghabiskan waktunya duduk di tepi Teluk Kendari yang posisinya berada tepat di belakang warung miliknya atau berjarak hanya beberapa meter saja.
Sembari menikmati suguhan berbuka puasa dan pemandangan yang ada di tempat itu, Rian sesekali melayani beberapa pelanggan yang datang membeli barang dagangannya.
Namun, disela-sela duduk dan menikmati suguhan berbuka puasanya tersebut, Rian tiba-tiba kaget mendengar bunyi benturan. Ternyata, warung yang biasa ia tempati dan menghabiskan waktu di dalam ditabrak oleh sebuah minibus berwarna hitam yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Rian kaget karena posisi minibus menghantam seluruh bagian warung miliknya hingga tempat dagangannya beserta seluruh isinya rusak dan porak-poranda.
“Saya kaget sekali karena pas di depan mata kejadiannya,” ujarnya kepada Kendariinfo.
Saat kejadian, Rian tidak bisa berbuat banyak. Ia kebingungan melihat jualannya berhamburan di tepi jalan. Ia ingin mendekati dan memastikan keadaan sopir minibus tetapi mobil berwarna hitam itu langsung tancap gas dan kabur dari lokasi kejadian.
Karena tidak memiliki kendaraan untuk mengejar pelaku, Rian hanya bisa pasrah tetapi beberapa warga lainnya berusaha mengikuti minibus itu. Namun hasilnya nihil, pelaku tidak ditemukan dan telah kabur dengan kecepatan tinggi.
“Itu mobil balap-balap, pakai knalpot bogar. Untung posisi ku saya tidak dalam warung, tapi saya di belakang, dekat pantai. Saya duduk-duduk di sana buka puasa dan main HP,” tambahnya.
Kendati tidak ada korban jiwa, kerugian Rian ditaksir mencapai jutaan rupiah. Ia pun memilih melaporkan pelaku ke aparat kepolisian agar bisa diberikan efek jera.
Ia juga berharap, bagi pedagang yang menjajakan makanan dan minuman di tepi jalan, sebaiknya tetap waspada agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi, beberapa waktu lalu, ada kejadian minibus yang menabrak tempat jualan warga hingga menelan korban jiwa di Kota Kendari.
Melaju dengan Kecepatan Tinggi, Minibus Berknalpot Bogar Tabrak Lari Warung Warga di Kendari Beach





