Covid-19 Kendari Naik, Dikmudora Tegaskan Bakal Tutup Sekolah Jika Ada Temuan Kasus
Kendari – Dalam beberapa hari terakhir, kasus positif Covid-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali naik. Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Dikmudora) Kota Kendari menegaskan bakal menutup sekolah jika di dalamnya ditemukan kasus positif Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas (Kadis) Dikmudora Kota Kendari, Makmur saat pelaksanaan kickoff vaksinasi booster Covid-19 untuk masyarakat umum di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kendari, Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Senin (14/2/2022).
“Kalau ada temuan positif di sekolah, maka kita akan tutup sementara selama 3 – 12 hari. Kemudian akan dilakukan langkah-langkah penyemprotan di sekolah bersangkutan,” katanya.
Ia menambahkan, saat ini untuk sekolah dengan jumlah siswa sedikit masih bisa melakukan melakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hingga 100 persen, sedangkan yang jumlahnya lebih banyak, dibatasi dengan angka bervariasi antara 50 hingga 80 persen.
Dirinya berharap, orang tua segera mengizinkan anaknya untuk melakukan vaksinasi agar risiko penularan Covid-19 bisa diminimalisir.
Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Kendari, Rahminingrum mengakui vaksinasi anak usia 6 hingga 11 tahun sejauh ini belum maksimal. Per hari ini baru 7.160 anak atau 19,17 persen yang telah divaksin.
“Kami terus berusaha meyakinkan orang tua siswa dengan melakukan komunikasi persuasif, baik itu dari pihak puskesmas hingga lurah dan camat untuk mengedukasi orang tua akan pentingnya vaksinasi,” ungkapnya.
