Dalam Sepekan Sultra Dilanda 13 Kejadian Gempa

Kendari – Dalam sepekan 13 kejadian gempa melanda wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) pada periode 20 – 26 Februari 2026. Data tersebut dirilis Stasiun Geofisika Kendari, Jumat (27/2/2026).
Petugas Operasional Stasiun Geofisika Kendari, Waode Sitti Mudhalifana, menjelaskan dalam sepekan terakhir aktivitas gempa di wilayah Sultra tersebar di tujuh kabupaten.
“Secara khusus di wilayah Sultra, BMKG mencatat 13 kejadian gempa yang tersebar di tujuh kabupaten,” ujar Sitti dalam keterangannya.
Ia merinci, gempa tersebut terjadi di Kabupaten Kolaka Timur (Koltim) sebanyak dua kejadian, Konawe tiga kejadian, Kolaka dua kejadian, dan Buton Utara (Butur) tiga kejadian. Sementara masing-masing satu kejadian tercatat di Kabupaten Buton, Konawe Selatan (Konsel), dan Konawe Utara (Konut).
Secara umum, kata Sitti, Stasiun Geofisika Kendari mencatat total 105 kejadian gempa dalam periode yang sama. Ratusan gempa tersebut tersebar di sejumlah wilayah, meliputi Pulau Sulawesi, Teluk Tomini, Laut Banda, Sesar Makassar, Laut Flores, hingga Laut Maluku.
“Secara umum, Stasiun Geofisika Kendari mencatat terjadi 105 gempa yang tersebar di Pulau Sulawesi, Teluk Tomini, Laut Banda, Sesar Makassar, Laut Flores dan di Laut Maluku,” jelasnya.
Sitti menambahkan, gempa terbanyak terjadi pada 26 Februari 2026 dengan total 23 kejadian dalam sehari. Mayoritas gempa yang terjadi berkekuatan kecil, yakni di bawah magnitudo 3 dan berpusat pada kedalaman dangkal kurang dari 60 kilometer.
Ia memastikan sebagian besar gempa yang terjadi tidak dirasakan masyarakat karena berkekuatan kecil, namun tetap menjadi perhatian dalam pemantauan aktivitas seismik di wilayah Sultra selama Ramadan.





