Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Wakatobi

Dari Sultra ke Jepang, Pemuda Wakatobi Ini Kejar Mimpi Lewat Ilmu Kelautan

0
0
Mahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Andy Budi Nofrianto (27), yang kini sedang menempuh studi magister di Fakultas Sains Universitas Ryukyus, Jepang. Foto: Istimewa.

Sulawesi TenggaraMahasiswa asal Sulawesi Tenggara (Sultra), Andy Budi Nofrianto (27), kini menempuh studi magister di Fakultas Sains Universitas Ryukyus, Jepang, dan fokus melakukan penelitian genetika ikan medaka.

Kepada Kendariinfo, Sabtu (22/11/2025), Andy mengatakan bahwa pilihannya melanjutkan studi di bidang kelautan berangkat dari pengalaman hidup dan kondisi daerah asalnya.

“Saya ingin meningkatkan kemampuan di bidang kelautan dan membawa manfaat untuk daerah ketika kembali,” ujarnya.

Andy berasal dari keluarga Buton dan menghabiskan masa kecilnya di Magetan, Jawa Timur (Jatim), sebelum kembali ke Kabupaten Wakatobi, daerah asal ayahnya. Ia menyebut kepulauan tersebut menjadi titik awal ketertarikannya pada laut. “Wakatobi itu kaya laut dan terumbu karang. Di sana saya mulai melihat betapa besar potensi yang kita miliki,” katanya.

Saat melanjutkan pendidikan di Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, jurusan Manajemen Sumber Daya Kelautan, Andy melihat bahwa potensi laut di daerah belum dikelola maksimal. Ia mengatakan banyak anak muda yang lebih memilih bekerja di sektor pertambangan.

“Saya melihat laut kita belum dimanfaatkan optimal. Dari situ muncul pertanyaan, bagaimana kita bisa kembali mengangkat nilai laut untuk masa depan,” ungkapnya.

Kesempatan mendalami penelitian ikan medaka datang setelah ia lulus pada 2020 dan terlibat dalam proyek penelitian ikan air tawar. Melalui proyek tersebut, ia bertemu profesor dari Jepang dan kemudian menjadi asisten peneliti.

“Dari pengalaman itu saya mengikuti seleksi beasiswa, dan alhamdulillah diterima untuk studi di Jepang,” jelasnya.

Saat ini Andy aktif meneliti genetika ikan medaka dari genus Oryzias yang ditemukan di sekitar Danau Towuti, Sulawesi Selatan. Ia menjelaskan ikan tersebut memiliki keragaman genetik yang tinggi. “Medaka Sulawesi itu unik dan punya variasi genetik luar biasa. Itu yang kami pelajari di laboratorium,” lanjut Andy.

Ia berencana melanjutkan studi hingga S3 di Universitas Ryukyus. Andy menegaskan bahwa ilmu yang diperolehnya akan ia bawa pulang untuk pengembangan riset dan pendidikan kelautan di Indonesia. “Saya ingin kembali dan mengembangkan penelitian yang bermanfaat untuk daerah,” ujarnya.

Menurut Andy, perjalanan studinya dari Sultra hingga Jepang menjadi langkahnya berkontribusi melalui jalur akademik. “Saya hanya ingin membuktikan bahwa anak daerah juga bisa berperan dalam riset kelautan dunia,” tutupnya.

Nah sekarang Makin Tahu Indonesia kan!

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: