Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Bisnis

Demi Minyak Goreng Murah, Sejumlah Ibu-Ibu Rela Mengantre Sambil Gendong Anak

0
0
Seorang ibu menggendong anak saat mengantre minyak goreng. Foto: Kendariinfo. (15/3/2022).

Kendari – Demi mendapatkan minyak goreng murah di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra), ribuan ibu-ibu rela desak-desakan bahkan sambil menggendong anaknya saat mengantre, Selasa (15/3/2022).

Berdasarkan pantauan Kendariindo, desak-desakan bermula saat warga berburu tempat ter depan. Tak ada pengaturan dari petugas, pasalnya warga mulai berdatangan sejak pukul 05.40 WITA, sementara pelayanan rencananya akan dibuka dipukul 08.00 WITA.

Melihat kondisi yang tidak kondusif, Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sultra, Laode Muhammad Fitrah Arsyad memilih mempercepat pelayanan. Sekitar pukul 07.15 WITA, petugas pun dikerahkan untuk melayani pengantre.

Seorang ibu kelelahan saat mengantre minyak goreng di Kantor Disperindag Sultra. Foto: Kendariinfo. (15/3/2022).

“Kita akui ada kecolongan. Seharusnya ada pengaturan agar tidak menumpuk begini,” ujarnya.

Ditengah-tengah padatnya antrean, sekelompok ibu-ibu nampak menggendong anak mereka. Sayangnya, desak-desakan membuat mereka kewalahan bahkan beberapa di antaranya terbaring di lokasi itu.

Salah seorang ibu bernama Yuli, dia rela membawa anaknya karena tak ada yang bisa menjaga si buah hati di rumahnya. Suaminya bekerja dan tak mungkin ditinggal sendiri.

Parahnya, saat berada di depan pintu masuk pengambilan minyak, dia tak sanggup bertahan dalam barisan bersama anaknya. Dia memilih menyamping, namun saat pengambilan kupon dia harus bersitegang dengan petugas.

“Tidak ada bapaknya di rumah, tidak mungkin mau disimpan sendiri. Antreanku tadi di depan tapi karena baku dorong-dorong saya keluar dari antrean,” jelasnya.

Yuli mengaku datang di tempat itu sejak pukul 06.30 WITA dan baru mendapatkan minyak goreng setelah 3 jam mengantre atau sekitar pukul 09.00 WITA.

Sementara itu, salah seorang ibu mendapatkan perhatian khusus dari petugas. Pasalnya, saat mengantre dia kelelahan dan sempat tak sadarkan diri. Wajahnya nampak pucat dan berkeringat. Beruntung, petugas langsung memberikan bantuan seadanya.

“Dia capek itu karna didorong-dorong terus tadi waktu mengantre,” ujar salah pengantre, Lian.

Untuk diketahui, Pasar Murah di Disperindag Sultra ini akan berlangsung selama 5 hari. Setiap warga wajib membawa fotokopi kartu keluarga (KK) dan hanya diperbolehkan membeli 2 liter minyak goreng.

Bagikan berita ini:
Tetap terhubung dengan kami: