Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Kendari

Demo di DPRD Sultra Berakhir, Polisi Gelar Apel Penutupan Pengamanan

Demo di DPRD Sultra Berakhir, Polisi Gelar Apel Penutupan Pengamanan

Kendari – Aksi demonstrasi yang digelar berbagai elemen mahasiswa di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), Kota Kendari, Senin (1/9/2025), resmi berakhir dan situasi dinyatakan kondusif. Usai massa membubarkan diri, aparat kepolisian langsung menggelar apel penutupan pengamanan di halaman DPRD Sultra sekitar pukul 17.43 Wita.

Apel penutupan dipimpin langsung Kapolresta Kendari, Kombes Pol Edwin L Sengka, untuk mengevaluasi jalannya operasi pengamanan dan memastikan situasi pasca-aksi tetap aman terkendali. Dalam arahannya, Kapolresta Kendari mengapresiasi kerja sama aparat gabungan yang dinilai berhasil menjaga situasi tetap kondusif sejak pagi hingga aksi selesai.

“Kami mengedepankan komunikasi dan langkah persuasif agar aksi berjalan damai. Terima kasih kepada seluruh personel atas kerja samanya menjaga keamanan,” ujarnya.

Sebelumnya, aksi demonstrasi dimulai sejak pukul 10.00 Wita dan diikuti ratusan mahasiswa dari berbagai organisasi kemahasiswaan. Massa memadati halaman Kantor DPRD Sultra untuk menyampaikan aspirasi terkait sejumlah kebijakan pemerintah daerah.

Aksi sempat memanas akibat insiden saling dorong antara mahasiswa dan aparat keamanan. Bahkan, beberapa oknum melempar batu ke arah gedung hingga menyebabkan sejumlah kaca pecah. Namun, ketegangan berhasil diredam setelah aparat gabungan TNI-Polri mengambil langkah persuasif dengan membentuk barikade pengamanan dan berdialog langsung dengan peserta aksi.

Hingga apel penutupan digelar, situasi di sekitar Gedung DPRD Sultra terpantau aman, tanpa laporan korban jiwa maupun kerusakan serius selain pecahnya beberapa kaca.

Massa Aksi Tarik Diri dari Kantor DPRD Sultra Usai Aspirasi Diterima Dewan, Suasana Kondusif

Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten