Denpom Kendari Tegaskan Isu “Gay” Kasus Pembunuhan Wanita di Baubau adalah Hoaks
Baubau – Komandan Detasemen Polisi Militer (Denpom) XIV/3 Kendari, Letkol CPM Haryadi Budaya Pela, membantah tegas isu yang menyebut adanya hubungan sesama jenis di balik kasus pembunuhan wanita berinisial WK (23) di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra).
Haryadi menegaskan, kabar yang beredar di media sosial terkait tudingan bahwa dua oknum TNI, yakni Prada Y (19) dan Prada Z (19), membunuh korban karena melakukan hubungan sesama jenis adalah tidak benar atau hoaks.
“Tidak benar,” tegas Haryadi kepada Kendariinfo, Minggu (28/12/2025).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pemeriksaan awal terhadap kedua terduga pelaku, motif pembunuhan murni dipicu persoalan pribadi antara korban dan Prada Y. Korban disebut meminta pertanggungjawaban setelah mengaku hamil akibat hubungan dengan Prada Y, namun yang bersangkutan belum siap bertanggung jawab.
“Motifnya karena korban meminta pertanggungjawaban kepada Prada Y yang merupakan kekasihnya,” ujar Haryadi.
Dalam peristiwa tersebut, Prada Y kemudian meminta bantuan Prada Z untuk menghabisi nyawa korban. Setelah korban tewas, kedua pelaku membawa jenazah menggunakan mobil dan membuangnya di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Jalan Lingkar Bungi–Sorawolio, Kelurahan Lakologou, Kecamatan Kokalukuna, Kota Baubau.
Haryadi mengungkapkan, keterlibatan Prada Z didasari hubungan pertemanan dan kesamaan daerah asal dengan Prada Y. Selain itu, Prada Z disebut dijanjikan sesuatu oleh Prada Y agar bersedia membantu aksi tersebut.
“Prada Z membantu karena merupakan rekan satu daerah dan dijanjikan sesuatu oleh Prada Y,” ungkapnya.
Namun demikian, Haryadi belum membeberkan secara rinci terkait cara pembunuhan maupun bentuk iming-iming yang dijanjikan, lantaran penyidik masih mendalami keterangan kedua terduga pelaku.
“Masih didalami oleh penyidik kami,” pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, wanita berinisial WK ditemukan tewas di bawah Jembatan Permandian Kogawuna, Minggu (21/12) siang. Setelah dilakukan rangkaian penyelidikan oleh polisi, dua prajurit TNI berinisial Prada Y dan Prada Z turut terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap WK. Prada Y dan Prada Z lalu diamankan pada Senin (22/12).
Wanita Baubau Dibunuh di Lokasi Berbeda oleh TNI Sebelum Dibuang Bawah Jembatan
