Kendariinfo

Media Milenial Sultra

URL Berhasil Disalin
Travel

Desa Tangkeno, Negeri di Atas Awan yang Ada di Pulau Kabaena

Desa Tangkeno, Negeri di Atas Awan yang Ada di Pulau Kabaena
Desa Wisata Tangkeno di Pulau Kabaena. Foto: Instagram @eksotiskabaena.

Bombana – Bombana memiliki sejumlah wisata alam yang begitu indah, salah satunya yang berada di Pulau Kabaena, Desa Tangkeno.

Belakangan ini destinasi Tangkeno mulai ramai diperbincangkan warganet karena pesonanya yang terbilang sangat indah.

Tangkeno merupakan desa wisata budaya yang terjaga keasriannya. Tempat ini berada di ketinggian sekitar 700 meter di atas permukaan air laut. Itulah mengapa Tangkeno dijuluki sebagai negeri di atas awan.

Ketika pengunjung berada di Kabupaten Bombana, sebaiknya jangan lupa untuk menyambangi tempat ini. Desa wisata budaya di Tangkeno menawarkan beragam wisata yang menawan.

Atmosfer perbukitan yang tenang dan berhawa sejuk ketika berada di sini, selalu berhasil memikat pengunjung untuk menginap dalam beberapa hari untuk menyaksikan panorama alamnya yang begitu eksotis.

Di Tangkeno, pengunjung bisa menikmati terpaan matahari terbit atau sunrise dengan posisi awan di bawah, seolah-olah membuat pengunjung sedang berada di atas awan.

Apalagi jika suasana dimalam hari, sangat nikmat jika dibarengi dengan meminum secangkir teh hangat atau kopi tubruk. Ini cocok sekali bagi pengunjung yang mencoba menjauh dari hiruk-pikuk daerah perkotaan.

Keindahan Desa Tangkeno juga menyuguhkan deretan pulau-pulau kecil, serta Gunung Watu Sangia atau kerap disebut dengan Gunung Kembar yang dapat dilihat langsung dari ketinggiannya.

Sebagai ikon pariwisata di Kabupaten Bombana, tempat ini menawarkan wisata bersejarah yakni benteng-benteng tua, serta pantai berpasir putih yang memukau masih terjaga kealamiannya.

Baca Juga:  Inflasi Maret 2025 di Kendari Dipengaruhi Harga Konsumsi Rumah Tangga

Selain itu, terdapat area terbuka yang disebut Plaza Tangkeno. Area ini dipercantik dengan desain arsitektur yang khas dengan etnik Moronene.

Editor: Fera

Penulis
Tetap terhubung dengan kami:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan Konten